Walikota Rancang Pembangunan Monorel, Nantinya Bakal Melintas Di Raya Sawangan

1637
Inilah peta lokasi yang nantinya akan dilintasi transportasi massal monorel

Margonda | jurnaldepok.id
Upaya Pemerintah Kota Depok dalam mengatasi kemacetan di beberapa titik wilayah Depok terus dilakukan.

Hal itu yang dilakukan Walikota Depok, Mohammad Idris beserta Kepala Perangkat Daerah terkait. Idris memimpin pertemuan khusus dengan Kementerian Perhubungan guna menyampaikan usulan pembangunan moda transportasi massal berbasis rel.

“Iya, kami sudah ajukan master plan terkait masalah perhubungan di Kota Depok. Saat ini masih FS, nantinya akan digelar dan diintegrasikan dengan perluasan Jalan Raya Sawangan. Ini harus dapat persetujuan dari Kementerian Perhubungan dan PUPR dibuat regulasinya, itu sudah kami usulkan,” ujar Idris kepada Jurnal Depok, Minggu (26/1).

Dikatakan Idris, bahwa semua itu bergantung kepada pemerintah pusat dan adanya investor. Dalam pertemuan itu Idris juga mengusulkan empat koridor angkutan massal berbasis rel.

“Salahsatu usulan adalah empat koridor angkutan massal berbasis rel, perlunya dijalin sinergi pusat dengan daerah, terutama dalam merespon masalah trsnsportasi,” paparnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, empat koridor itu sudah disusun Feasibility Studi (FS) nya oleh Kota Depok dan diharapkan bisa ditetapkan menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN).

“Serta nantinya Kemenhub bisa melakukan pendampingan untuk merealisasikannya. Selain itu juga kami mengusulkan beberapa sapras untuk membantu menyelesaikan persoalan kemacetan, khususnya di jalan nasional,” terangnya.

Pernyataan walikota dipertegas oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, H Dadang Wihana yang ikut mendampingi Idris dalam pertemuan.

Dikatakan Dadang, nantinya pembangunan monorail akan terkoneksi dengan stasiun MRT/LRT.

“Semua koridor tersebut akan terkoneksi dengan stasiun LRT/MRT seperti Stasiun Pocin-Cibubur, Stasiun Pocin-Cinere, Stasiun Depok Baru-Bojongsari dan Stasiun Depok Baru-TOD Gunung Putri,” tandasnya.

Keempat koridor tersebut diantaranya koridor I sepanjang 10,8 KM mulai dari Transit Oriented Development (TOD) Pondok Cina sampai stasiun LRT Cibubur, koridor II sepanjang 16,7 KM mulai dari TOD Depok Baru sampai Cinere dan diharapkan dapat terkoneksi dengan stasiun MRT Lebak Bulus, koridor III sepanjang 10,7 KM mulai dari TOD Depok Baru sampai Bojongsari, dan koridor IV sepanjang 13,8 KM mulai dari TOD Depok Baru sampai TOD Gunung Putri.
Dalam pertemuan itu walikota diterima langsung oleh Sekjen Kemenhub dan dihadiri Staf Ahli Menteri, Sekretaris Dirjen Hubdat, Karo Perencanaan, Karo KIP, Sekretaris BPTJ, Direktuyr Angkutan dan Ditjen Perkeretaapian.

Sementara Walikota Depok didampingi oleh Asekbang, KaBappeda, Kadis PUPR dan Kepala Dinas Perhubungan. n Rahmat Tarmuji

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here