Ditanya Kapan Deklarasi, Idris: Tunggu Tanggal Mainnya

212
Mohammad Idris

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Meskipun pelaksanaan pendaftaran calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok dari jalur Partai tinggal 4 bulan lagi, namun hingga saat ini, Mohammad Idris mengaku belum bisa memastikan kapan dirinya akan melakukan deklarasi pencalonan dalam ajang pilkada yang rencananya bakal dihelat pada 23 September 2020.

“Belum, saya belum bisa pastikan karena partai pun belum secara resmi menetapkan figur yang akan diusung, termasuk PKS yang sudah memunculkan tiga calon dari internal partai, menurut saya itupun belum final karena masih merupakan keputusan DPD dan bukan keputusan DPP,” ujar Idris kepada Jurnal Depok, kemarin.

Dikatakan Idris, sejauh ini dirinya sudah menjalin komunikasi dengan beberapa partai politik termasuk juga PKS. Namun, lanjut dia, lagi-lagi para pengurus partai belum menetapkan secara resmi sosok bakal calon yang nanti akan diusung dalam pertarungan Pilkada Depok September mendatang.

“Ada memang beberapa partai yang sudah berkomunikasi dengan kami, tapi itu belum pasti bener karena masih menunggu keputusan DPP,” imbuhnya.

Selain soal deklarasi, Idris juga mengakatakan belum berani menyebut bakal calon pendamping dirinya pada Pilkada tahun 2020, dengan alasan itu merupakan kewenangan partai koalisi pengusung.

“Nah, apalagi soal sosok calon wakil, itu belum bisa saya ungkap karena menyangkut kewenangan partai, nanti setelah ada kepastian partai mana saja yang mengusung saya, intinya tunggu saja tanggal mainnya, ” paparnya.

Pada kesempatan itu, Idris menghaturkan terimakasih dan penghargaan kepada kelompok masyarakat yang telah mendeklarasikan diri sebagai pendukung Idris pada perhelatan Pilkada bulan September nanti.

“Sudah ada beberapa komunitas yang sudah melaksanakan deklarasi mendukung saya pada pilkada tahun ini, dan saya tentu sangat berterimakasih karena itu dapat menjadi penambah semangat bagi saya untuk melanjutkan pengabdian kepada masyarakat,” kata Idris.

Saat ditanya adakah kemungkinan dirinya mencalonkan diri dari jalur perseorangan atau jalur independen, dengan tegas Idris menjawab sangat kecil kemungkinan dirinya akan bertarung pada Pilkada melalui jalur independen. Terlebih kata dia, tenggang waktu pencalonan dari jalur tersebut praktis tinggal dua bulan lagi.

“Sepertinya enggak mungkin saya mencalonkan diri dari jalur independen karena pendaftaran dari jalur perseorangan itu dilaksanakan pada April atau dua bulan lagi,” tutup Idris. n Asti Ediawan

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here