Polisi Usut Kasus Duel Empat Siswi Di Jalan Raya Citayam

202
ilustrasi

Margonda | jurnaldepok.id
Aparat Kepolisian Polresta Depok masih mendalami aksi duel empat siswi yang terjadi di Jalan Raya Citayam antara Kota Depok dan Kabupaten Bogor.

Kasubag Humas Polres Metro Depok AKP Firdaus mengatakan pihaknya telah menerima informasi terkait adanya perkelahian antar siswi.

“Kami telah mendapat informasi beredarnya video perkelahian antar kelompok remaja kurang lebih empat orang,” katanya.

Dari hasil penyelidikan sementara, diketahui peristiwa itu terjadi pada Senin (20/1) sore.

Firdaus melanjutkan berdasarkan pemeriksaan sejumlah saksi, timbul dugaan siswi yang terlibat perkelahian ini berasal dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang ada di daerah Bogor.

“Saat ini penyidik Polrestro Depok dan Polsek Bojonggede sedang melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut, mengecek apakah benar informasi bahwa yang terlibat salah satunya pelajar SMK di kawasan Bogor,” ungkapnya.

Dirinya menjelaskan masih mendalami motif dari perkelahian tersebut dan pihaknya pun belum menerima laporan resmi.

“Sampai sekarang kami masih menggali informasi terutama terkait salah satu pelajar itu. Nah mereka ini adalah yang menyerang atau mereka yang sedang duduk-duduk di kendaraan, itu sedang kita selidiki,” jelas Firdaus.

Sementara itu salah satu saksi mata Andi mengatakan empat siswi yang berkelahi tersebut diduga diprovokasi oleh teman-teman prianya yang menunggu di sisi lain jalan.

“Jadi mereka ini ramai sebenarnya, yang cowok nunggu di jembatan yang lain. Terus ada satu cowok yang ngikutin mereka. Itu dia yang ngerekam video pas berantemnya,” katanya.

Dirinya tak mengetahui betul motif dari perkelahian empat siswi ini. Namun, berdasarkan informasi yang beredar motif dari perkelahian tersebut disebabkan urusan asmara percintaan.

“Dengar-dengar sih katanya gara-gara asmara, tapi nggak tahu benar atau nggak. Kan bisa aja memang tawuran gitu, tapi kok ini cewek ya yang berantem saya juga bingung,” pungkasnya.n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here