Korban Tol Cijago Hingga Kini Belum Terima UGK

61
Suasana pertemuan pemilik lahan Tol Cijago

Limo | jurnaldepok.id
Para pemilik lahan terkena proyek Tol Cinere – Jagorawi (Cijago) hingga saat ini belum menerima uang ganti kerugian (UGK) padahal proses pembebasan lahan sudah berlangsung cukup lama dan dalam masa tersebut lahan yang terkena tol tidak boleh dioptimalkan oleh pemiliknya.

Saat dikonfirmasi Jurnal Depok Dina Darmawan mengatakan, pencairan uang kompensansi tanah berikut segala benda diatasnya diperkirakan masih lama, pasalnya saat ini pihak P2T mengulang kembali proses pengukuran tanah, penghitungan harga bangunan dan pohon yang masuk dalam zona lahan terkena tol.

Begitu juga masalah harga kata dia, masih dalam proses negosiasi dan belum ada kesepakatan antara pemilik tanah dan P2T.

“Masih dalam masa sanggahan, dan BPN turun lagi untuk melakukan pengukuran ulang, dan perbaikan data bangunan serta pohon yang tidak tercatat pada inventarisir awal,” ujar Dina kepada Jurnal Depok, kemarin.

Sementara Jarkonih salah satu pemilik lahan terkena Tol Cijago mengaku kecewa dengan lambannya proses pencairan uang ganti kerugian tanah dan bangunan.

“Proses pembebasan tanah dan bangunan yang terkena tol Cijago sudah sangat lama bahkan sudah masuk tahun ketujuh, tapi nyatanya sampai sekarang belum beres juga,” kata Jarkonih.

Dia menambahkan, sejak pertemuan musyawarah penetapan harga yang ditolak oleh warga, pihaknya sudah dua kali melakukan pertemuan dengan Tim Appraisal dan P2T di Dinas Rumkim, namun sayang lanjut dia, pertemuan itu bukan membahas soal pencairan dan besaran UGK melainkan membahas teknis pembebasan lahan.

“Saya enggak tahu kapan akan dilakukan pencairan kompensasi lahan, bangunan dan pohon, sepertinya masih lama,” pungkas Jarkonih. n Asti Ediawan

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here