Korban Meninggal Akibat Kecelakaan Maut Bertambah

121
Prosesi pemakaman kader posyandu Bojong Pondok Terong yang wafat akibat kecelakaan

Cipayung | jurnaldepok.id
Seorang kader Posyandu Kelurahan Bojong Pondok Terong, Kecamatan Cipayung kembali meninggal dunia akibat kecelakaan bus di Subang, Jawa Barat pada Selasa(21/1).

Data yang berhasil dihimpun menyebutkan, korban diketahui bernama Choridah, warga RW 12, Kelurahan Bojong Pondok Terong, Kecamatan Cipayung, Depok, Jawa Barat.

Wanita 62 tahun itu menghembuskan nafas terakhirnya di ruang ICU Rumah Sakit Hermina, Depok pada Selasa (21/1)

Kabar duka itu dibenarkan oleh Camat Cipayung, Asep Rahmat. Dirinya mengungkapkan korban mengalami luka cukup parah dibagian kepala.

“Meninggal dunia di ICU Hermina. Korban dibawa ke rumah duka kemudian dimakamkan di TPU Lio,” ucapnya.

Terpisah, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Enny Ekasari menambahkan, sebelum meninggal tim medis sudah memberikan perawatan pada korban. Namun korban akhirnya menghembuskan napas terakhirnya.

“Tadi pas saya ke sana (RS Hermina), jenazahnya baru saja akan dimasukan ke ambulans untuk di bawa ke rumah duka,” katanya.

Ia menerangkan jika korban saat datang ke RSUI dalam kondisi luka berat. Bahkan sudah tak sadarkan diri. Kemudian korban dibawa ke RS Hermina karena memerlukan perawatan di ruang ICU. Sedangkan saat itu ruang ICU di RSUI penuh dengan pasien dengan kondisi serupa.

“Korban memang kondisinya memang sudah tidak baik sejak awal dan tidak sadarkan diri karena ada pendarahan di bagian kepala,” ucapnya.

Humas RSUI Kinanti menambahkan ada sekitar empat kader posyandu yang sudah membaik dan akan diperbolehkan pulang. “Ada empat pasien yang mau pulang,”katanya.

Dia menerangkan tim kesehatan RSUI dan sarana prasarana yang dibutuhkan telah disiapkan, termasuk apabila dibutuhkan tindakan pembedahan.

Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna mengucapkan duka yang mendalam terhadap para korban.

“Saya yakin ada hikmah atas peristiwa tersebut dan kita harus ikhlas menerimanya. Coba bayangkan mereka dengan gigih bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat, kami nilai mereka pejuang Posyandu,”katanya.

Bahkan ada salah satu kader membawa lingkungannya meraih penghargaaan P2WKS, suatu penghargaan yang dikatakan luar biasa.

Pemkot akan menanggung seluruh biaya pengobatan korban kecelakaan. Tak hanya menanggung seluruh biaya korban luka, Pradi juga berujar bahwa pihaknya akan memberikan santunan bagi korban meninggal dunia.n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here