Puluhan Korban Kecelakaan Maut Masih Dirawat DI RSUI

86
Pihak RSUI saat menggelar jumpa pers dengan awak media terkait korban kecelakaan yang masih dirawat di RSUI

Beji | jurnaldepok.id
Rumah Sakit Universitas Indonesia merawat sekitar 33 kader Posyandu Kelurahan Bojong Pondok Terong, Kecamatan Cipayung, yang mengalami kecelakaan di Subang, Jawa Barat.

Kepala Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Universitas Indonesia, Andi Ade Wijaya saat menggelar konfrensi pers mengatakan, total pasien yang dirawat di RSUI ada 33 pasien, dengan rincian enam luka ringan, empat luka berat dan 23 luka sedang.

“Satu pasien kita rujuk ke RS Hermina karena ada pendarahan di kepala, persoalannya ruangan kami kurang untuk perawatan intensif,” ujarnya, Senin (20/1).

Ade mengatakan dari total pasien yang dirawat sudah ada empat pasien yang dilakukan operasi yakni tiga pasien operasi ortopedi dan satu pasien operasi pemasangan selang pada paru.

“Selanjutnya masih ada delapan pasien yang lagi menunggu untuk dilakukan operasi patah tulang, kemungkinan besok,” terangnya.

Ade mengatakan dari seluruh pasien yang dirawat di RSUI, 17 diantaranya luka dibagian kepala, tiga orang luka pada mata, dua orang trauma dada, satu orang lebam paru, dan 11 orang patah tulang.

“Secara umum kondisi pasien mulai stabil dan pasien yang telah dilakukan operasi sudah dimasukkan ke ruang perawatan,” ungkapnya.

Di lokasi sama, Dokter Spesialis Anestesi RSUI, Dr Andi Ade Wijaya menambahkan pihaknya memisahkan pasien jadi dua area. Area yang benar-benar emergency dan sedikit lebih bisa menunggu untuk penanganan.

“Karena secara bersamaan tidak mungkin kami sanggup menangani semua pasien. Pada saat itu yang jaga ada tiga dokter umum, dua dokter spesialis dan 10 perawat, “katanya.

Dia menambahkan Instalasi Gawat Darurat memiliki fungsi untuk penapisan atau pertolongan pertama bagi pasien-pasien yang datang.

“Dikarenakan kecelakaan itu sudah terjadi satu hari sebelumnya, sehingga kami harus melakukan penilaian ulang. Jadi saat pasien datang, setiap pasien diperiksa oleh dokter dan perawat dan diberikan label untuk prioritas penanganan,” tambahnya.

Ia merinci tiga label yang dimaksud yakni label hijau berarti pasien paling ringan, label kuning yang sedikit berat dan label merah yang sangat berat.

“Awal masuk ada sembilan yang label merah, kemudian label kuning sekitar 10 atau 11,” ungkapnya.

Selain itu di RSUI ada dua pasien anak. Satu pasien anak langsung pulang dan satu lagi dioperasi segera pada, Minggu(19/1) malam karena ada patah tulang. Saat ini sudah pulih dan sudah di ruang rawat.

Sementara itu, Ketua KP2D Inawati Neih bersama pengurus mengunjungi para kader Posyandu Kelurahan Pondok Terong Kecamatan Cipayung yang dirawat di RSUI.

“Mereka para korban adalah para pejuang lingkungan yang luar biasa dalam bertugas sosial. Kami sangat sangat berduka untuk para korban yang meninggal dunia. Semoga husnul khotimah dan yang sedang dirawat di berikan kesembuhan oleh Allah SWT, sehat kembali Aamiin,” pungkas Inawati.n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here