KP2D Minta DLHK Tindak Tegas Pembuang Limbah Di Kali Pesanggrahan

72
Komunitas Peduli Pesanggrahan Depok saat hendak menyisir kondisi kali

Limo | jurnaldepok.id
Pengurus dan anggota Komunitas Peduli Pesanggrahan Depok (KP2D) mendesak jajaran Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) serta instansi terkait lainnya untuk menindak tegas aksi pembuangan limbah cair dan gas yang berasal dari aktivitas produksi Pabrik Panci di Kampung Kebon Cinangka yang limbahnya dibuang di aliran Kali Pesanggrahan.

Ketua Komunitas Peduli Pesanggrahan Depok (KP2D) Nurdin mengatakan, pihaknya pernah mendatangi lokasi pabrik dan menemui karyawan pabrik panci dan pada saat itu KP2D menyampaikan agar permitaan agar pemilik pabrik panci tidak membuang limbah dialiran sungai pesanggrahan.

Pasalnya kata dia selain jelas mencemarkan alir kali, juga sangat membahayakan kesehatan warga yang bermukim disekitar aliran kali.

“Air kali pesanggrahan masih sering digunakan oleh warga untuk kegiatan mencuci dan anak anak juga banyak yang mandi dibidang kali, kalau airnya tercemar limbah kimia, itu sangat berbahaya,” ujar Nurdin kepada Jurnal Depok, kemarin.

Dia menambahakan, sebagai langkah awal, tidak ada salahnya jika jajaran Dinas terkait bersama aparatur wilayah untuk terjun langsung kelokasi tempat pembuangan limbah didekat perumahan Cinere Residence Rw 12, Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo.

“Harusnya turun dan lihat secara langsung, kalau perlu ambil sample limbah yang dibuang, agar warga tidak merasa was was untuk memanfaatkan air kali pesanggrahan,” imbuhnya.

Harapan senada disampaikan oleh Ketua Rw 12, Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, H. Joko Pamungkas.

Dikatakan Joko, aktivitas pembuangan limbah didepan rumah warga perumahan sering dikeluhkan oleh warganya, baik limbah cair yang dibuang bidang kali, maupun limbah gas melalui cerobong asap pabrik.

“Warga sering komplain, karena bau limbah menyengat, harus ada penelitian karena kami khawatir dampak dari bau limbah itu bisa membahayakan kesehatan warga kami,tolng ini agar diperhatikan oleh pemerintah,” pinta Joko. n Asti Ediawan

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here