Warga Depok Ungkapkan Rasa Duka Atas Wafatnya Kader Posyandu

390
Ketua TP PKK Kota Depok didampingi Kadis DPAPMK saat mendoakan jenazah korban kecelakaan (dok DPAPMK)

Margonda | jurnaldepok.id
Warga Kota Depok merasakan duka yang mendalam atas musibah kecelakaan yang menewaskan tujuh kader posyandu Kelurahan Bojong Pondok Terong, Kecamatan Cipayung, pada Sabtu (18/1).

“Kami di wilayah merasakan sekali duka yang mendalam, bagaimana pun mereka sudah kami anggap sebagai keluarga kami sendiri,” ujar Pradana Mulyoyunanda, Mantan Anggota DPRD Depok, Minggu (18/1).

Dikatakan Pradana, dua orang kader posyandu yang sama-sama berjuang dengan dirinya pada pileg 2014 dan 2019 kemarin yakni Nahrulyati dan Eni Indriani sangat berjasa di masyarakat dan perjuangannya.

“Almarhum begitu besar jasanya, mereka pejuang di masyarakat, sama-sama berjuang juga dengan saya dari nol. Ibu saya tadinya nyaris ikut, namun ada beberapa hal akhirnya tidak jadi berangkat,” paparnya.

Pradana mengapresiasi sikap Pemerintah Kota Depok dalam hal ini wali kota yang begitu sigap untuk menangani korban kecelakaan ini.

“Atas nama keluarga dan masyarakat kami sampaikan terimakasih kepada pemkot yang telah memberikan bantuan dan merespon begitu cepat atas musibah ini. Mudah-mudahan ini musibah yang terakhir,” ungkap politisi Partai Demokrat itu.

Ucapan duka juga disampaikan oleh Ketua TP PKK Kota Depok, Hj Elly Farida.

“Atas nama Ketua TP PKK Kota Depok mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya untuk korban kecelakaan perjalanan kader Posyandu Boponter dari Subang ke Depok,” ucap Elly.

Wanita yang akrab disapa Bunda Elly, juga turut mendoakan para korban agar diampuni dosa-dosanya dan ditempatkan Allah dengan husnul khatimah. Serta keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan ketabahan.

“Untuk korban yang mengalami luka berat maupun ringan, semoga segera diberikan kesembuhan seperti sedia kala,” ungkapnya.

Atas kejadian ini, dirinya turut prihatin dan berserah diri kepada Allah SWT, serta berharap kader PKK Kota Depok tetap semangat dalam menjalankan aktivitasnya seperti biasa.

“Semoga Allah memberi hikmah yang banyak dari kejadian ini. Amin,” doanya.

Rasa duka dan ucapan belasungkawa juga dituangkan kader PKK dan posyandu yang berada di setiap kecamatan di media sosial.

Banyak dari mereka yang membuat status baik di Facebook, Instagram maupun status WhatsApp yang isinya berduka cita dan berbelasungkawa.

“Ya Allah mereka merupakan teman seperjuangan kami, mudah-mudahan husnul khatimah. Walapun hanya kenal sepintas namun mereka adalah teman-teman kami dan keluarga kami,” tulis Maswani, Kader PKK Kelurahan Sawangan di media sosial. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here