Tangis Keluarga Pecah Sambut Kedatangan Jenazah Korban Kecelakaan

562
Salah satu keluarga tak kuasa menahan air mata ketika menyambut kedatangan jenazah korban kecelakaan

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Isak tangis dan duka menyelimuti kedatangan tujuh kader posyandu Kelurahan Bojong Pondok Terong, Kecamatan Cipayung, yang tewas usai bus yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan di Subang, Jawa Barat.

Kerabat, saudara termasuk Wali Kota Depok, Mohammad Idris dan Wakil Wali Kota, Pradi Supriatna juga mensholatkan tujuh jenazah kader Posyandu Kelurahan Bojong Pondok Terong di Masjid Assobariyah RW.10.

Camat Cipayung Asep Rahmat mengatakan setelah proses administrasi selesai tujuh jenazah kader posyandu disholatkan bersama di Masjid Assobariyah.

Setelah disholatkan kemudian diserahkan ke keluarga masing-masing lalu dimakamkan di Taman Pemakaman Umum.

Tujuh kader Posyandu asal Kelurahan Bojong Pondok Terong, Kecamatan Cipayung pada Sabtu(18/1) tewas di kawasan Subang, Jawa Barat usai Bus pariwisata PO Purnamasari yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan di turunan Nagrog Jalan Palasari.

Bus warna hijau dengan nomor polisi (nopol) E 7508 W itu terguling dengan membawa sebanyak 58 orang dewasa dan lima anak-anak.

Sementara itu, anak Diah Larasati salah satu korban meninggal dunia, Hasan Roseno mengatakan tidak memiliki firasat akan kepergian sang ibu. Namun, dia mengaku dititipkan pesan sebelum ibunya berangkat.

“Ibu hanya pesan kepada saya sebelum berangkat agar lihatin baju yang dijemur. Ibu mau berangkat bersama rombongan. Itu saja sih kata ibu saya,” ujarnya.

Hasan mengatakan, ibunda sebelum berangkat berwisata ke Tangkuban Perahu sempat cerita ingin pulang ke kampung halaman di Bima pada 28 Januari.

“Tapi baru kali ini kami berdua bersama kakak saya dikumpulkan dan ibu cerita dengan perasaan bahagia sampai tengah malam. Ibu juga memberikan nasehat kepada kami,” katanya.

Sementara itu, salah satu keluarga korban Arif mengatakan almarhum Diah Larasati berkepribadian baik dan tidak pernah bermasalah dengan orang selama hidup.

“Almarhum ini orangnya sangat baik sekali. Bahkan tetangga dekat merasakan kehilangan karena orangnya suka membantu. Apalagi suami almarhum ini kan Ketua RT jadi setiap apapun warga pasti dibantu,” ujarnya.

Almarhum juga dikenal sangat aktif di masyarakat dan setiap acara warga di RT 04/RW 12 Kelurahan Pondok Terong selalu terdepan.

“Pokoknya aktif sekali, hampir acara kemasyarakatan beliau selalu siap selalu,” pungkasnya. n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here