Diduga Tercemar Air Limbah, Belasan Ribu Bibit Ikan Mati

171
Terlihat mengambang ikan yang mati lantaran diduga tercemar air limbah

Limo | jurnaldepok.id
Lebih dari 15.000 ekor ikan milik para pembudidaya ikan air tawar di wilayah Krukut mati diduga akibat tercemar limbah kimia.

Boeh, salah satu pembudidaya ikan yang tergabung di Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Mina Mandiri mengaku merugi puluhan juta rupiah akibat ribuan ikan miliknya mati dalam waktu sekejap pada beberapa hari silam.

“Kami meyakini ikan kami mati karena limbah yang mengalir dari saluran air ke kolam tempat kami membudidayakan ikan, karena sebelumnya kondisi ikan kami dalam keadaan baik, ” ujar Boeh kepada Jurnal Depok, kemarin.

Pernyataan yang sama dilontarkan oleh pembudidaya ikan Sanwani yang juga mengalami nasib sama dengan Boeh.

“Matinya ribuan ikan kami jelas karena terceramar limbah, tapi kami belum tau itu limbah apa dan darimana asal limbah, ” tandas Sanwani.

Disisi lain, penyuluh pertanian dari Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kota Depok, Nasrullah mengatakan sedang menunggu hasil laboratorium sample air dari empang milik pembudidaya ikan (Pokdakan) Mina Mandiri yang diduga tercemar limbah kimia.

“Kami sudah membawa sample air dari kolam ikan yang diduga tercemar limbah kimia untuk dicek di laboratorium , dan Insya Allah hari Jumat (17/1) sudah ada hasil dari pemeriksaan lab untuk mengetahui apakah air itu tercemar limbah yang menyebabkan ribuan ikan milik pembudidaya ikan mati secara mendadak, ” jelas Nasrullah.

Sementara Lurah Krukut, Kecamatan Limo, Rohman Tohir yang sempat mengunjungi lokasi kolam ikan milik Boeh dan Sanwani yang berlokasi di Jalan H. Suaeb Rt 04/02, Kelurahan Krukut, mengatakan sedang berupaya menelusuri kemungkinan ada pabrik kimia disejajar aliran saluran air yang membuang limbah yang menyebabkan matinya belasan ribu ikan milik para pembudidaya ikan (Pokdakan) Mina Mandiri.

“Sambil menunggu hasil laboratorium untuk memeriksa sample air, kami terus melakukan sweefing disepanjang aliran saluran air yang mengarah ke kolam pembudidaya ikan Mina Mandiri, dan terkait uoaya ini, kami juga berkoordinasi dengan aparatur di wulayah Kelurahan Grogol karena lokasi kolam berada diperbatasan wilayah Kelurahan Grogol, ” tutup Rohman. n Asti Ediawan

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here