Tepati Janji Kampanye, Walikota Bangun RSUD Wilayah Timur Dan Jalan Dewi Sartika

2015
Salah satu proyek infrastruktur yakni pembebasan Jalan Dewi Sartika untuk dibangun underpass

Margonda | jurnaldepok.id
Pemerintah Kota Depok akan membangun dua proyek besar pada awal tahun 2020 ini. Dua proyek yang menelan anggaran fantastis itu yakni pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wilayah Timur di Kecamatan Tapos dan Underpass Jalan Dewi Sartika, Pancoran Mas.

“Kami minta Februari sudah dilelang, underpass pembangunanya dari provinsi dan kami yang bebaskan lahannya sementara RSUD dari APBD Depok. RSUD tahun ini dibangun fisiknya, harus selesai tahun ini. Nilai untuk pembangunan RSUD Rp 105 miliar, nanti akan dibangun sementara empat lantai,” ujar Mohammad Idris, Walikota Depok, kemarin.

Dikatakan Idris, saat ini target RPJMD di masa kepemerintahannya telah mencapai 90 persen. Dirinya optimistis hingga RPJMD berakhir di tahun depan, secara keseluruhan apa yang menjadi target pembangunan dan janji kampanye telah rampung 100 persen.

“Insya Allah seluruh janji kampanye tahun depan sudah selesai secara keseluruhan. Dari itu kami minta dinas teknis untuk segera melakukan lelang di awal tahun ini,” paparnya.

Kepala Bappeda Kota Depok, Widyati Riandani mengungkapkan, terkait pembangunan underpass Dewi Sartika, Pemerintah Kota Depok telah menyiapkan dana Rp 150 miliar untuk pembebasan lahannya.

“Pemerintah kota yang membebaskan lahannya, Rp 56 miliar itu tahap pertama belanja langsung dari Provinsi Jawa Barat karena jalan itu masuk jalan provinsi. Pembangunannya sebesar Rp 120 miliar tapi akan dibagi dua tahap 2020 dan 2021,” tandasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya telah melakukan tahap sosialisasi pembebasan lahan Jalan Dewi Sartika pada akhir tahun kemarin.

“Insya Allah untuk pembebasannya selesai di tahun ini dan langsung pelaksanannnya dengan provinsi. Luas lahan yang dibebaskan sekitar 6.000 meter,” tukasnya.

Selain dua mega proyek tersebut, Pemerintah Kota Depok dan provinsi juga akan membangun pasar tradisional di wilayah Sawangan sebesar Rp 10 miliar dan revitalisasi Situ Cilodong Rp 14 miliar.

Sementara dana bantuan dari Provinsi DKI Jakarta tahun ini diperuntukkan revitalisasi Situ Sidomukti Rp 20 miliar dan Situ Tipar Rp 30 miliar.

Wakil Ketua DPRD Depok, H Tajudin Tabri yang hadir dalam acara kegiatan Sosialisasi Pembangunan Tahun 2020 meminta agar Pemerintah Kota Depok lebih sigap dalam melaksanakan program pembangunan.

“Kami tetap akan memperketat pengawasan, seperti halnya yang kami lakukan terhadap proses pembangunan alun-alun dan RSUD Depok. Ini penting dilakukan agar jangan sampai terjadi cut off,” tegasnya.

Hal ini harus dilanjutkan terhadap proyek besar yang akan dilakukan di tahun ini sperti pembangunan RSUD Wilayah Timur dan Underpass Dewi Sartika.

“Kami berharap kepada dinas terkait untuk segera melaksanakan eksekusi pekerjaan agar tidak terjadi cut off, karena ini menyangkut nama baik. Kalau sampai bantuan dari provinsi tidak terserap secara maksimal, tentu menjadi catatan besar dan dianggap pemkot tidak mampu untuk melaksanakan itu,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here