Polsek Sawangan Buru Pembantai Satu Keluarga Di Curug

451
Kompol Suprasetyo

Sawangan | jurnaldepok.id
Aparat Kepolisian Polsek Sawangan dan Polresta Depok masih memburu pelaku penganiayaan satu keluarga yang terjadi di Kelurahan Curug, Kecamatan Bojongsari.

“Anggota kami masih memburu pelaku penganiayaan satu keluarga,” kata Kapolsek Sawangan Suprasetyo kepada wartawan.

Dia menambahkan dalam kasus ini jajarannya sudah meminta keterangan. Ciri-ciri pelaku dari keterangan keluarga korban sempat diserang oleh pria berambut pendek dengan celana pendek. Pelaku juga menganiaya anak korban.

Diberitakan sebelumnya satu keluarga di lingkungan RT 01 RW 06 Kelurahan Curug, Kecamatan Bojongsari, pada Jumat (10/1) subuh, dianiaya hingga kritis oleh pria yang tidak dikenal.

Satu keluarga yaitu Sumitro (45), istri Juju (40) dan kedua anak laki-lakinya Fadli (6), lalu Fikri (4) terluka parah masing-masing di kepala akibat hantaman benda keras sejenis besi oleh pelaku.

Ketua RW 06, Ahmad mengatakan peristiwa diketahui sekitar pukul 04.00 WIB. Dirinya pertama kali mendapat laporan dari anak korban yang mengatakan pelaku seorang diri masuk dari pintu belakang tidak terkunci.

Setelah masuk ke dalam rumah, lanjut Ahmad, pelaku langsung menghujamkan benda keras seperti gagang besi ke kepala satu keluarga tersebut sedang tidur.

Korban Sumitro sebagai pemilik rumah tidak dapat melawan lantaran spontan pelaku diketahui seorang diri masuk ke dalam rumah langsung memukul rata-rata bagian kepala hingga luka parah.

“Dugaan pelaku hanya ingin melukai korban Sumitro, namun lantaran istri dan kedua anaknya bangun langsung teriak sekalian dihajar juga dihantam di bagian kepala setelah itu pelaku keluar lari ke semak-semak,” tambah Kapolsek.

Usai menganiaya korban, ketiganya langsung dilarikan ke rumah sakit RSUD Depok. Suprasetyo mengungkapkan dalam kesehariannya, Sumitro tidak mempunyai musuh di lingkungan lantaran sebagai orang penduduk asli Kampung Curug dikenal sebagai montir bengkel motor.

“Salah satu anak FA, yang dianiaya pelaku hingga kritis masih mengalami trauma dan shock. Dia mengalami luka cukup serius usai dianiaya dan masih mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Umum Daerah Depok di Sawangan,” ucapnya.

Di temui di RSUD, FA mengatakan kejadian bermula ketika rumahnya disatroni oleh seorang pria tak dikenal sekira pukul 04:00 WIB. Awalnya, pelaku yang masuk melalui pintu belakang itu memukuli Sumitro (ayah Fa).

Pelaku pria misterius itu melakukan aksinya menggunakan besi stik golf, dimana saat itu dirinya bersama keluarga itu sedang tertidur pulas.

“Pas lagi tidur, bapak dipukul duluan. Denger ibu teriak aku bangun, pas bangun aku juga dipukul. Tidurnya beda kamar. Dipukul pakai stik golf. Enggak tahu berapa kali dipukul,” katanya.

Saat dianiaya pelaku, dirinya sempat meminta ampun. Akan tetapi pelaku gelap mata dan terus menganiayanya hingga berlumuran darah.

“Aku sempat minta ampun, ‘bang ampun bang’, tapi dia tetap mukul saya,” ceritanya.n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here