Dishub Akan Segera Sosialisasikan Perda Tentang Garasi

54
Dadang Wihana

Margonda | jurnaldepok.id
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Depok Dadang Wihana membenarkan jika Raperda Perhubungan tentang garasi sudah disahkan. Selanjutnya, pihaknya akan menyusun sosialisasi ke masyarakat tentang penerapan Peraturan daerah tersebut.

“Setelah ditetapkan kita susun seperti apa sosialisasinya. Ditargetkan dua tahun bisa diimplementasi dan juga menunggu hasil evaluasi dari provinsi nanti dikabarkan soal Perwal yang akan disusun,” kata Dadang.

Ia menerangkan perda garasi itu merupakan rencana Pemerintah Kota Depok melalui Dishub Depok. Warga Depok yang memiliki kendaraan mobil pribadi diwajibkan untuk memiliki garasi.

Kasi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dishub Depok Ari Manggala menambahkan Raperda tersebut sudah masuk pembahasan program legislasi daerah (Prolegda) di DPRD Depok dan kini sudah disahkan.

Namun kata dia belum membicarakan soal denda atau sanksi terhadap pelanggaran ruang parkir yang direncanakan tersebut yang dikabarkan akan didenda Rp 20 juta.

“Terkait denda perlu ada rujukan aturan diatasnya UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Setau saya tidak ada denda pelanggaran sebesar itu,” kata Ari.

Diajukan Raperda perubahan tersebut jelas Ari lagi karena banyak pelanggaran parkir di badan jalan, sehingga ruas jalan di Depok semakim sempit.

“Lalu untuk mengurangi kendaraan yang parkir di pinggir-pinggir jalan atau parkir di fasilitas umum. Salah satu alasan yang saya ketahui adalah banyaknya pelanggaran parkir di badan jalan,” pungkasnya.n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here