Awas! Setelah Begal Payudara, Kini Marak Begal Bokong Di Parung Bingung

864
ilustrasi

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Warga Parung Bingung, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru (RJB), Kecamatan Pancoran Mas, kini resah akibat ulah seorang pengendara sepeda motor yang kerap melakukan perbuatan tak senonoh dengan aksi meremas bokong perempuan saat berjalan sendirian.

Mumun, salah seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Jalan RD Sukarma Rt 03/03, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru (RJB), Kecamatan Pancoran Mas, mengaku sangat kesal dengan ulah pengendara sepeda motor misterus yang memegang pantatnya saat dirinya hendak berbelanja sayur pada Sabtu (11/1) seraya berharap pelaku aksi tak senonoh itu dapat segera tertangkap.

Pernyataan senada juga diungkapkan oleh Yanti warga Rt 03/03 yang pernah menjadi korban saat dirinya sedang berjalan untuk membeli sayur di warung sayur berbeda dilingkungan Rt 03/03.

“Saya lagi enak enak jalan kaki tiba tiba itu orang langsung meremas pantat saya, kontan saya marah marah dan berteriak tapi orang itu langsang tancap gas dan kabur, ” kata Yanti.

Dikatakan Yanti, saat ini sudah banyak kaum ibu yang menjadi korban aksi bejad pengendara misterius yang menggunakan sepeda motor merk Beat warna hitam dan akibatnya kata dia para kaum ibu merasa takut saat berjalan untuk membeli keperluan rumah tangga diwarung.

“Sekarang untuk ke warung aja saya minta ditemani suami, karena saya takut ketemu orang itu lagi, ” tegas Yanti.

Dikatakan Yanti, saat kejadian dirinya sempat memperhatikan ciri ciri pelaku yakni berpostur tubuh kurus, menggunakan motor Beat hitam dan menggunakan helm dan salah satu korban lainnya lanjut Yanti malah sempat melihat tanda tato dibagian leher bawah sang pelaku.

Menanggapi hal ini, Ketua Rt 03 / 03 Kelurahan Rangkapan Jaya Baru (RJB), Rohmat HN meminta kepada warga khususnya kaum ibu untuk lebih waspada saat keluar rumah dan dia mengatakan akan melaporkan hal ini kepada petugas kepolisian (Babinkamtibmas) agar dilakukan sweeping guna menangkap pelaku perbuatan rak senonoh yang telah meresahkan warganya.

“Ya, saya juga sudah mendengar masalah itu, makanya saya sudah sosialisasi kepada kaum ibu untuk lebih waspada dan bila kejadian lagi hendaknya korban berteriak agar pelaku ditangkap sama warga, dan terkait masalah ini nanti kalau saya ketemu Babinkamtibmas akan saya sampaikan keluhan masyarakat agar dapat ditindak oleh Polisi, ” tutup Rohmat. n Asti Ediawan

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here