Korban Tol Desari Terus Berjuang untuk Mendapat Ganti Rugi

194
Salah satu spanduk dukungan yang dipasang warga korban Tol Desari

Limo | jurnaldepok.id
Ratusan warga eks Situ Krukut diwilayah Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo, mengatakan akan terus berjuang guna mendapatkan haknya sebagai pihak yang harus menerima uang ganti kerugian (UGK) tanah terkena proyek Tol Depok – Antasari.

Wawan salah satu warga eks situ Krukut mengaku sudah dizolimi terkait masalah kompensasi tanah yang justru dinikmati oleh pihak lain yang selama ini tidak pernah kelihatan batang hidungnya dan tiba tiba muncul dan mengaku sebagai pemilik tanah, celakanya lag kata dia Pengadilan Negeri Depok justru memenangkan pihak tersebut.

“Kami tak habis pikir, kenapa kami yang sudah puluhan tahun menempati dan mengurus tanah ditempat tinggal kami ini justru dikalahkan oleh orang yang mengaku ahli waris Verponding anehnya lagi cuma tanah yang terkena tol saja yang di klaim, ” kata Wawan.

Dia menambahkan, banyak pihak yang kini bersimpatik kepada warga eks Situ yang menjadi korban pembangunan Tol Desari dan dia beserta kawan kawan optimis pada akhirnya nanti pihaknya bakal memenangkan polemik penggantian uang kompensasi tol.

“Kami masih berharap dengan perjuangan Komnas Ham dan beberapa LSM yang ikut membantu kami guna mendapatkan hak kami, kita lihat saja perkembangannya.

Sementara Ketua LSM Akar Rumput Junedy Marpaung, mengatakan akan terus berupaya memperjuangkan hak hak rakyat kecil yang dirampas oleh kaum feodal yang bekerjasama dengan oknum pejabat.

“Kami akan terus pantau perkembangan masalah uang ganti rugi tanah yang seharusnya diberikan kepada warga eks situ namun malah diserahkan kepada pihak lain, kami tidak pernah main main dan polemik ini sudah sampai ke Pusat dan menjadi perhatian khusus pejabat terkait di Pemerintahan pusat ” pungkas Junedy Marpaung. n Asti Ediawan

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here