DPP PKS Ungkap Elektabilitas Walikota Petahana, Mohammad Idris Tinggi

290
Mahfudz Abdurrahman

Bojongsari | jurnaldepok.id
Bendahara Umum DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mahfudz Abdurrahman mengungkapkan bahwa partainya tidak menutup kemungkinan akan kembali mengusung walikota petahana, Mohammad Idris pada pilkada Depok, 23 September 2020.

Hal itu dikatakan Mahfudz seusai menjadi pembicara dalam acara Inspiration Talk dengan tema ‘Menumbuhkan Etos Wirausaha Pada Mahasiswa’ yang digelar STEI SEBI, Kelurahan Curug, Kecamatan Bojongsari.

“Secara elektabilitas (Idris,red) cukup tinggi, namun itu soal kebijakan partai dan banyak sisi yang nanti dipertimbangkan. Sangat tidak menutup kemungkinan PKS mengusung beliau kembali nantinya,” ujar Mahfudz kepada Jurnal Depok, Kamis (9/1).

Ia menambahkan, saat ini untuk Depok masih dilakukan proses selama belum dikeluarkan SK oleh DPP. Dirinya memprediksi, SK DPP PKS baru akan dikeluarkan pada Maret mendatang.

“Untuk balon yang dari internal PKS ini juga masih dalam pembicaraan, tunggu saja waktunya,” paparnya.

Sebelumnya Ketua Dewan Syariah DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), KH Surahman Hidayat mengungkapkan, peluang walikota petahana, Mohammad Idris untuk diusung kembali oleh PKS masih besar.

“Beliau (Idris,red) sudah memiliki pengalaman yang baik dan sukses. Tentu harapannya akan lebih sukses lagi,” ujar Surahman kepada Jurnal Depok, kemarin.

Ia mengatakan, bahwa hingga saat ini DPP PKS belum mengeluarkan rekoemendasi kepada bakal calon Walikota Depok yang akan diusung pada pilkada Depok, 23 Septemeber 2020.

“Karena di PKS kan dari bawah dulu, di DPD seperti apa menjaring aspirasi kader, nanti naik ke wilayah dan baru ke pusat. Ya kalau kesertaannya dan loyalitasnya bagus tentu (diusung,red), silahkan tanya ke kader yang di Depok mereka pasti lebih tahu. Harapannya yang sudah berpengalaman ini tentu bisa dikembangkan, tidak menutup kemungkinan diusung kembali,” paparnya.

Namun begitu, Surahman yang merupakan Anggota Komisi II DPR RI mengungkapkan harus ada persyaratan yang dipenuhi.

“Persyaratannya standar saja, ada persyaratan regulasi dan ada persyaratan organisasi, kalau dua itu terpenuhi ya jalan,” katanya.

Lebih lanjut ia menegaskan, pihak DPP tidak akan ikut campur apakah nanti DPD akan berkoalisi atau tidak. Dirinya lebih menyerahkan sepenuhnya kepada DPD PKS Kota Depok.
Dirinya berharap, 15 tahun PKS memenangkan pilkada di Kota Depok dapat terus dipertahankan.

“Sebab kalau orang itu sudah memiliki pengalaman dan pengalamannya ditingkatkan, itu kan lebih bagus,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here