Dishub: Namanya Bukan Perda Garasi, Dendanya Pun Maksimal Rp 2 Juta Bukan Rp 20 Juta

866
Kadishub Kota Depok saat menggalang donasi dalam Jumat untuk Sedekah (JuS)

Margonda | jurnaldepok.id
Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, H Dadang Wihana meluruskan terkait banyaknya yang mengungkap Peraturan Daerah (Perda) Garasi dari mulai penyebutan hingga nominal denda jika tidak memiliki garasi.

Dadang menjelaskan, bahwa yang kemarin disahkan oleh DPRD Kota Depok bukanlah Perda Garasi akan tetapi Perda Penyelenggaraan Bidang Perhubungan, salahsatu pasalnya mengatur tentang garasi.

“Bukan Perda Garasi dan tidak ada denda Rp 20 juta bagi mereka yang tidak memiliki garasi, melainkan denda admistrasi sebanyak-banyaknya Rp 2 juta,” ujar Dadang kepada jurnaldepok.id, Jumat (10/1).

Dikatakan Dadang, bukan berarti Perda tersebut langsung berlaku namun pihaknya harus memenuhi beberapa tahapan hingga implementasinya selama dua tahun kedepan.

“Tahapan menuju implementasi pasal ini direncanakan dua tahun. Tahun pertama menyusun regulasi berupa pedoman teknis dan mekanisme pengaturan. Tahun kedua sosialisasi, fasilitasi dan asistensi termasuk proses edukasi kepada warga,” tegasnya.

Lebih lanjut Dadang mengungkapkan, tujuan dikeluarkannya perda tersebut tak lain untuk menjaga keteraturan di tengah masyarakat dan terjaganya ruang milik jalan sesuai peruntukkannya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here