DLHK Catat Sampah Banjir Mencapai 800 Ton Perhari

53
Aksi bersih yang dilakukan oleh TNI-Polri dan DLHK beserta masyarakat di salah satu sungai di Depok

Margonda | jurnaldepok.id
Peristiwa banjir yang melanda Kota Depok menyisakan sampah hingga mencapai 800 ton perhari.

Kepala Dinas Dina Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Depok, Etty Suryahati mengaku, sampai dengan Senin(6/1) pihaknya masih berusaha keras mengangkat sampah sisa-sisa banjir beberapa hari lalu yang belakangan terus meningkat karena terbawa dari wilayah Bogor.

“Sehari sekitar 800 ton sampah. Banyaknya sampah plastik, kayu atau patahan ranting,” katanya.

Terakit hal itu, pihaknya telah bekerjasama dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk mengerahkan alat berat serta menyiagakan sebanyak 100 unit truk sampah setiap harinya.

Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna menambahkan banjir menyisakan sampah seperti yang terlihat di lokasi banjir di Kelurahan Pondokcina, Kecamatan Beji.

“Saat kami tinjau lokasi banjir menemukan sampah menyangkut di pohon yang tinggi,”katanya.

Dia menduga sampah yang tersangkut di pohon terbawa arus saat banjir Sungai Ciliwung.

“Kami sudah instruksikan kepada dinas terkait untuk menurunkan petugasnya untuk membersihkan sampah paska banjir,” ucapnya.

Pradi mengimbau agar warga tidak membuang sampah ke sungai atau kali.
Sementara itu di lokasi lain, ratusan aparat Kepolisian dan TNI turun tangan mengangkut sampah di aliran kali atau sungai cabang Timur Kelurahan Kemirimuka, Kecamatan Beji yang menumpuk.

Kapolres Metro Depok, Komisaris Besar Azis Andriansyah mengatakan salah satu lokasi yang jadi sasaran aparat personil gabungan itu diantaranya kali di bawah kolong fly over Jalan Arif Rahman Hakim. Kawasan itu merupakan salah satu titik rawan banjir di Kota Depok.

Aksi bersih-bersih sampah di aliran sungai ini melibatkan ratusan personil dari Polres Metro Depok dan Kodim 0508 Depok.

Para petugas gabungan ini bahkan tak segan-segan masuk membersihkan sampah hingga ke dalam gorong-gorong.

“Ini dalam rangka antisipasi akan turun hujan lagi, maka salah satu faktor penyebab musibah air meluap menjadi banjir, maka kami melakukan bersih-bersih saluran pengairan agar lancar tidak meluap ke jalan dan pemukiman,” paparnya.

Dari hasil penelusuran di kali kolong fly over Arif Rahman Hakim dan Margonda, petugas berhasil menemukan penyebab banjir yang kerap menggenangi kawasan tersebut.

“Ternyata di dalam kolong ini banyak tumpukan sampah yang tersangkut kabel dan pipa. Ini salah satu pemicu air jadi terhambat,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Bagian Operasional Polres Metro Depok, Komisaris Ari Agung mengatakan, dalam sehari, pihaknya berhasil mengangkut sebanyak 10 unit truk sampah dari tempat ini.

“Perkiraannya sampah disini lebih dari dua ton,” ucapnya.

Sementara itu, Herman salah satu warga sekitar mengaku bersyukur dengan adanya kerja bakti tersebut.

“Disini sering banjir karena disitunya mampet tersumbat sampah. Kalau banjir sampai sedengkul, masuk ke rumah. Alhamdulillah ini dibersihin sampah. Harapannya bisa dijaga kebersihannya biar enggak banjir lagi,” pungkasnya. n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here