Pengelola Rumah Duka Cuekin Segel Satpol PP

20
Terlihat aktivitas di rumah duka yang telah disegel Satpol PP

Cinere | jurnaldepok.id
Meski sudah dilarang untuk beroperasional lantaran mendapat penolakan dari warga, namun pengelola Rumah Duka yang berlokasi di Jalan Pangkalan Jati II Rt 01/06, Kelurahan Pangkalan Jati, Kecamatan Cinere, tetap melaksanakan kegiatan.

Menanggapi hal ini, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Pangkalan Jati, Kecamatan Cinere, Mugeni meminta kepada jajaran Satpol PP Kota Depok yang telah menyegel lokasi rumah duka untuk menindaklanjuti sanksi kepada pengelola dengan menutup segala aktifitas pengeremasian jenazah dirumah duka tersebut.

“Sudah jelas warga menolak, itu dapat dibuktikan dengan tanda tangan warga yang meyatakan menolak, dan Satpol PP juga sudah menyegel tempat itu tapi diabaikan oleh pengelola, kalau begitu sanksinya itu harus ditindak lanjuti, ” kata Mugeni.

Hal senada dilontarkan oleh Lurah Pangkalan Jati, Kecamatan Cinere, Tarmuji.

Dikatakan Tarmuji, eksistensi rumah duka tidak memberi manfaat bagi warga sekitar hal itu disebabkan pada umumnya warga mengurus sendiri jika ada keluarganya yang meninggal dunia dan tidak menggunakan jasa pengelola rumah duka.

“Kalau warga disini meninggal, diurus sendiri dirumahnya oleh keluarganya, dan yang menggunakan jasa rumah duka itu kebanyakan warga dari luar wilayah Pangkalan Jati, ” tegas Tarmuji.

Selain itu lanjut dia, penolakan warga terhadap aktifitas Kremasi Jenazah di Rumah Duka lantaran air bekas memandikan mayat mengalir hingga keruas jalan dan menggenangi bidang jalan. n Asti Ediawan

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here