Hujan Deras, Satu Keluarga Tertimbun Longsor

35
Petugas gabungan saat melakukan evakuasi korban longsor

Cinere | jurnaldepok.id
Tiga orang warga Jalan Masjid Al Barokah Rt 07/01, Kelurahan Pangkalan Jati Baru (PJB), Kecamatan Cinere, kemarin ditemukan tewas tertimbun tanah longsor yang menimpa rumah Keluarga Ma’rum saat turun hujan deras, Rabu dini hari (1/1).

Ketiga korban tewas adalah Rumsinah (70) yang merupakan ibu dari bapak Ma’rum, Amel Amelia (27) dan Nizam Saputra (10) anak dari Ma’rum atau cucu Rumsinah.

sementara Deny Prabowo (23) mengalami patah tulang kaki dan dilarikan ke rumah sakit dan dua orang anggota keluarganya lolos dari maut setelah berhasil lari keluar rumah saat longsor menimpa rumahnya.

Rahmat, salah satu tetangga korban mengatakan, dirinya mendengar suara teriakan minta tolong dari arah rumah keluarga Ma’rum pada sekitar pukul 4.15 WIB dini hari. Suara teriakan minta tolong itu merupakan suara dari Amel atau cucu Rumsinah yang tewas pada kejadian naas tersebut.

“Sekitar pukul 04.15 WIB saya sempat denger teriakan minta tolong, dan sepertinya suara Amel cucunya nenek Rumsinah, saat itu juga warga keluar rumah dan melihat tanah longsor sudah menimbun sebagian rumah Bapak Ma’rum, ” ujar Rahmat kepada Jurnal Depok, Rabu (1/1).

Sementara salah satu kerabat keluarga Ma’rum, Ruyanto menuturkan, Amel dan Nizam yang ikut menjadi korban pada kejadian itu sebenarnya tidak tinggal di rumah yang tertimpa longsor. Hanya saja, kata dia, saat itu Amel dan Nizam sedang berkunjung dan menginap di rumah orang tua dan neneknya, namun naas terkena musibah longsor.

“Nenek Rumsinah, Amelia Susanti dan Nizam Saputra sebenarnya tidak serumah dengan Bapak Ma’rum mereka hanya menginap saja, tapi takdir berkata lain sehingga nenek dan kedua cucunya meninggal tertimbun longsor, ” kata Ruyanto saat membantu upaya evakuasi kemarin pagi.

Disisi lain, proses evakuasi korban longsor di rumah Ma’rum yang dilakukan oleh petugas dari kepolisian dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta dibantu oleh warga berjalan a lot, mengingat posisi lokasi rumah yang sulit dijangkau alat berat sehingga untuk mencari korban harus dilakukan secara manual.

“Lokasinya sangat sulit, kami sudah minta bantuan alat berat Becco ukuran kecil tapi lokasinya sempit dan mungkin sulit untuk digunakan dalam upaya evakuasi,” kata Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat, (LPM) Kelurahan Pangkalan Jati Baru (PJB), HM Saidi kepada Jurnal Depok.

Tak hanya warga dan Polisi serta jajaran BPBD Depok, jajaran Dinas Pemadam Kebakaran, dan Tagana serta PMI Kota Depok juga turun bersama Lurah PJB dan Camat Cinere membantu proses evakuasi korban longsor yang menewaskan tiga orang warga keluarga Ma’rum. n Asti Ediawan

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here