IBH Menilai Presiden PKS Memberikan Kebebasan untuk Membangun Koalisi

130
Imam Budi Hartono

Margonda | jurnaldepok.id
Kepala Bidang Humas DPW PKS Jawa Barat, Imam Budi Hartono (IBH) menilai, sikap DPP cukup bijak tidak kaku dalam memberikan kebebasan partainya untuk berkoalisi jelang pilkada 2020.

“Dengan begitu daerah bisa leluasa untuk bersikap. DPP memperhatikan dinamika daerah, terlihat PKS lebih bijak dan ini merupakan pengalaman yang matang dibanding tahun-tahun sebelumnya. Suasana ini bisa mencairkan kondisi perpolitikan di Indonesia,” ujarnya kepada Jurnal Depok, Kamis (26/12)

Sebelumnya Presiden PKS, Mohamad Sohibul Iman memberikan arahan khusus terkait Pilkada 2020. Sohibul Iman memberikan kebebasan bagi DPW dan DPD PKS untuk berkoalisi dengan berbagai partai sesuai dengan kondisi wilayah masing-masing.

“Kebijakan dasar dari DPP PKS adalah menyerahkan kepada masing-masing DPW dan DPD untuk dengan partai manapun. Tidak ada instruksi dari pusat yang mengatakan tidak boleh berkoalisi dengan partai pemerintah atau sebaliknya. Silakan semuanya menyesuaikan dengan kondisi kebatinan masing-masing wilayah. Ini justru menjadi kekhasan politik di Indonesia,” papar Sohibul Iman dalam Rakorwil PKS Kalimantan Barat di Pontianak, seperti dilansir pks.id, kemarin.

Sohibul menekankan jika kondisi politik di tingkat pusat bisa berbeda dengan yang terjadi di daerah. Selain itu tanpa membatasi koalisi dengan partai politik, PKS sedang menjalankan politik relaksasi dengan mengurangi ketegangan akibat dikotomi kutub pasca Pemilu dan Pilpres 2019.

“Saya sering menyebut bahwa politik di Provinsi dan Kabupaten/ Kota itu sebagai wahana relaksasi dari ketegangan politik di tingkat nasional. Saya rasa hal ini merupukan salah satu sarana yang bisa menjaga keutuhan kemajemukan dalam dunia politik kita. Saya harap di 2020 nanti PKS bisa memenangkan berbagai Pilkada,” ujar dia.

Presiden PKS pun mengingatkan kepada Kepala Daerah dari PKS agar terus menjaga kebersamaan dengan para kader. Jangan sampai kebersamaan antara pejabat publik PKS dengan kader hanya terjalin saat kampanye semata.

“Saya ingin kebersamaan dengan kader tidak cepat berlalu. Karena jika itu dijaga, maka manfaatnya akan kembali ke anda semua. Kalau anda menjaga kebersamaan dengan publik, termasuk para kader PKS, maka untuk periode selanjutnya, para kader dan masyarakat luas juga akan berharap dan mendoakan anda untuk terpilih kembali,” kata dia.

Hadir dalam Rakorwil PKS Kalimantan Barat Gubernur Kalbar, Pimpinan DPD Nasdem Kalbar dan Pimpinan PPP Kalbar. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here