250 Peserta Sekolah Pra Nikah Diwisuda

192
Walikota Depok saat memberikan penghargaan di puncak Peringatan Hari Ibu

Margonda | jurnaldepok.id
Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Pemerintah Kota Depok menggelar Gebyar Peringatan Hari Ibu (PHI). Gebyar ini menjadi puncak acara peringatan Hari Ibu mulai dari kegiatan hingga lomba yang sudah dilaksanakan.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan, pelaksanaan Gebyar PHI harus menjadi momentum dalam meningkatkan semangat dan kinerja. Tentu saja demi mewujudkan Depok sebagai kota yang berketahanan keluarga.

“Kita harus terus berupaya untuk tetap tangguh dan memperteguh keluarga, sehingga menjadi salah satu komponen suksesnya ketahanan bangsa dan negara,” ujar Mohammad Idris usai membuka Gebyar PHI Tingkat Kota Depok di Aula Lantai 10 Gedung Dibaleka 2, Kamis (26/12/19).

Salah satu rangkaian Gebyar PHI, dilakukannya wisuda 25 pasang yang sudah menamatkan Sekolah Ayah Bunda, serta 250 peserta sekolah pranikah. Mohammad Idris pun menyambut baik para lulusan kedua sekolah tersebut dan berharap mereka bisa menyebarkan ilmu dan pengalaman yang didapat untuk wilayahnya.

“Sekolah pranikah ini sangat penting karena memberi bekal pada para pemuda Depok dalam persiapannya menghadapi pernikahan. Begitupun Sekolah Ayah Bunda untuk mencetak orangtua yang berkualitas,” tandasnya.

Anggota DPRD Depok, Farida T Rachmayanti mengatakan dalam konteks program ketahanan keluarga di Kota Depok, pihaknya mengapresiasi kegiatan Sekolah Ayah Bunda dan Sekolah Pra Nikah.

“Sebagai upaya pembinaan para ibu yang berkualitas. Serta investasi sosial jangka panjang mencetak para calon ibu tangguh di Kota Depok,” tandasnya.

Ia mengatakan, para wisudawan sekolah ayah bunda dan sekolah pra nikah dapat menjadi duta di tengah masyarakat tentang urgensi pendidikan keluarga dan pendidikan pra nikah.

“Selamat semoga pengalaman dan ilmunya memberikan keberkahan bagi keluarga masyarakat dan bangsa,” ucapnya.

Kepala DPAPMK Kota Depok, Nessi Annisa Handari berharap para pemenang omba dapat menginspirasi para ayah bunda khususnya yang ada di Kota Depok.

“Mereka dapat melakukan yang terbaik bagi keluarga dan masyarakat,” harapnya.

Sementara itu Endra Sukma Wida, warga Kelurahan Gandul, Kecamatan Cinere menjadi ayah terbaik dalam Sekolah Ayah Bunda.

“Tidak menyangka bisa menjadi ayah terbaik, karena saya hanya mengikuti dengan tekun berbagai materi yang diberikan. Alhamdulillah bisa menjadi yang terbaik,” kata Endra.

Dia mengaku, setelah mengikuti sekolah ini mendapat banyak inspirasi. Terlebih, teori-teori dalam pengasuhan anak dan keharmonisan rumah tangga yang akan diimplementasikan dalam kehidupan berumah tangga. Serta materi terkait kewirausahaan yang dibawakan oleh pakar yang ternama di bidangnya.

“Yang paling berkesan materi tentang kewirausahaan karena menggambarkan peran ayah sebagai kepala keluarga yang menopang ekonomi keluarga,” jelasnya.

Selanjutnya, ucap Endra, bersama Tenaga Penggerak Desa (TPD) Kelurahan Gandul, ia juga menggagas Sekolah Nyaba (Nyak Babe) yang menjadi kelanjutan dari Sekolah Ayah Bunda. Sebagai percontohan dilakukan di RW 05 yang juga merupakan Kampung KB.

“Kita sudah keliling setiap RT mulai dari bulan September kemarin untuk menyampaikan parenting dan mengaskan pentingnya delapan fungsi keluarga,” terangnya.

Untuk diketahui, program Sekolah Ayah Bunda ini memberikan enam kali sesi pertemuan. Adapun kurikulum materi yang disusun bagi ayah yaitu ayah pemimpin keluarga, ayahku idolaku, enterpreneurship dalam keluarga. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here