KDB Benaran Pecah, Buktinya Empat Parpol Buat Poros Baru Dan Akan Mengusung Petahana?

354
Para pimpinan parpol yang tergabung dalam KDB foto bersama saat HUT ke 55 Partai Golkar beberapa waktu lalu

Margonda | jurnaldepok.id
Koalisi Depok Bangkit (KDB) yang digagas oleh beberapa ketua partai akhirnya pecah. Tersiar kabar empat dari enam partai yang tergabung dalam KDB telah membuat poros baru belum lama ini dan akan mengusung salah satu kandidat bakal calon walikota-wakil walikota.

Empat partai yang kini membuat poros baru yakni PAN, Demokrat, PKB dan PPP. Mereka telah berkomitmen untuk mengusung calon walikota-wakil walikota. Dari gabungan partai tersebut mereka sudah bisa mencalonkan walikota-wakil walikota Depok dengan jumlah 12 kursi di DPRD.

Menanggapi hal itu Ketua Harian DPC Partai Gerindra Kota Depok, Jamaludin menilai bahwa yang dilakukan oleh teman-teman partainya tersebut sah-sah saja.

“Kami sudah tahu dan dengar itu, kalau semua berpikir pada komitmen awal yang ingin membangun kebersamaan ini akan solid. Tapi ini kan kembali kepada kepentingan masing-masing, kan itu dari pihak mereka juga, kami tidak bisa memaksa,” ujar Jamal kepada Jurnal Depok, Rabu (25/12).

Jamal lagi-lagi menegaskan, bahwa apa yang dilakukan oleh PAN, Demokrat, PKB dan PPP itu merupakan hak sebuah partai.

“Itu hak setiap partai, dan kami tidak bisa memaksakan mereka harus gimana-gimana, karena mungkin mereka juga memiliki tanggungjawab ke tingkat provinsi maupun pusat. Kami enggak bisa juga mengarahkan, mungkin mereka juga dapat arahan dari pimpinannya,” paparnya.

Dikatakan Jamal, Gerindra menghormati proses yang dilakukan oleh teman-teman partai politik. Hingga saat ini, kata dia, Gerindra masih tetap pada komitmennya untuk mengusung Pradi Supriatna untuk dijadikan balon walikota.

“Sampai saat ini kami masih komitmen terhadap itu (mengusung Pradi,red). Selama ini komunikasi dengan PDI Perjuangan juga masih jalan. Untuk Golkar silahkan konfirmasi langsung ke Pak Tajudin. Kami melihat yang masih solid dengan PDI perjuangan,” ungkapnya.

Terpisah Bendahara DPD Partai Golkar, H Tajudin Tabri mengatakan, partainya hingga kini masih solid untuk mengusung Ketua DPD Partai Golkar Depok, Farabi Arafiq untuk menjadi walikota.

“Kami masih komitmen, untuk mitra koalisi Golkar akan ikut saja karena posisinya kami yang akan diambil,” tandas Tajudin.

Namun begitu, Tajudin tidak menapikan bahwa dirinya telah mengetahui adanya pertemuan antara PAN, Demokrat, PKB dan PPP.

“Sejauh ini kami tanya ketua partainya belum ada arah untuk mengusung selain Pradi, itu pertemuan untuk menyamakan presepsi saja bagaimana Depok ke depan. Silahkan tanya (makna,red) dari pertemuan itu ke masing-masing ketua partai,” katanya.

Tajudin mengatakan, bahwa dirinya telah menanyakan langsung ke salah seorang ketua partai yang menyatakan bahwa pertemuan tersebut bukannya lari dari KDB.

“Secara pertemuan memang kami ditinggal, tapi secara kesepakatan belum. Komunikasi kami dengan Gerindra baik-baik saja, bahkan kemarin Pak Pradi hadir di acara peresmian museum Arafiq. Kemungkinan besar Pradi-Farabi bisa terwujud,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here