Siap-siap Mutasi Terakhir Di Era Kepemimpinan Idris-Pradi

523
Walikota Depok saat melantik beberapa pejabat dalam mutasi bulan ini

Margonda | jurnaldepok.id
Walikota Depok, Mohammad Idris memberi sinyal akan melakukan mutasi, rotasi dan promosi jabatan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota Depok.

Hal itu bakal dilakukan Idris mengingat dirinya masih bisa melakukan mutasi satu kali lagi sebelum tanggal 6 Januari 2020 pasca keluarnya Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 Pasal 71. Dimana, Idris tidak bisa melakukan mutasi setelah tanggal itu dikarenakan ia akan kembali mencalonkan diri sebagai Walikota Depok periode 2021-2026.

“Hitungan dari PAN-RB bahwa saya tidak boleh melantik pejabat setelah tanggal 6 Januari 2020, bisa Desember bisa Januari, termasuk pelantikan pejabat yang lainnya,” ujar Idris kepada Jurnal Depok belum lama ini.

Pelantikan itu dilakukan Idris karena dipastikan ada beberapa posisi jabatan yang kosong.

“Yang jelas jangan sampai ada yang kosong,” terangnya.

Dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 Pasal 71 disebutkan, Gubernur atau Wakil Gubernur, Bupati atau Wakil Bupati dan Walikota atau Wakil Walikota dilarang melakukan penggantian pejabat 6 (enam) bulan sebelum tanggal penetapan pasangan calon sampai dengan akhir masa jabatan kecuali mendapat persetujuan tertulis dari Menteri.

“Saat ini masih dalam tahap penyeleksian oleh tim seleksi, belum diketahui mutasi akan dilaksanakan termasuk eseleon berapa saja yang akan dimutasi,” paparnya.

Namun begitu, Idris tidak menapikan akan melakukan hal tersebut dikarenakan ada beberapa posisi jabatan yang saat ini dalam keadaan kosong.

Dari catatatan Jurnal Depok, di masa kepemerintahan Idris-Pradi sejak 2016 silam, pihaknya telah melakukan mutasi, rotasi dan promosi jabatan sebanyak kurang lebih 10 kali. Mutasi dilakukan kepada ASN Pemkot Depok sesuai dengan pangkat dan golongan. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here