Ulama Depok Sepakat untuk Menangkal Tindakkan Radikalisme

134
Suasana Silaturahmi dan Diskusi Alim Ulama Kota Depok

Margonda | jurnaldepok.id
Puluhan ulama berkumpul untuk membahas dan mencegah terjadinya aksi radikalisme di Kota Depok.

Rois Syuriah PCNU Kota Depok, KH Syihabudin Ahmad menegaskan bahwa keberagaman adalah Sunnatullah. Untuk itu, lanjutnya, harus di terima dan dijalankan bersama-sama sebagai orang yang beriman kepada Allah SWT.

“Dalam merajut keberagamaan perlu duduk bersama melihat perbedaan sebagai sebuah karunia Allah SWT. Tentunya, harus banyak melihat referensi kembali ke kitab-kitab klasik agar luas wawasan dalam keberagaman,” ujarnya, Kamis (19/12).

Syihab menambahkan, untuk merajut keragaman saat ini ukhuwah islamiah harus tetap dipertahankan.

Anggota DPRD Kota Depok, Babai Suhaimi mengungkapkan dalam silaturahmi ini dirinya ingin menyerap masukan salah satunya tentang keragaman di Depok. Menurutnya, radikalisme menjadi permasalahan bangsa.

“Tidak ada salahnya kami diskusi, kadangkala ada persoalan radikalisme mengatasnamakan agama. Kami ingin mendengar nasehat ulama. Untuk itu kami jaga keragaman, agama apapun itu saudara kita,” paparnya yang juga inisiator acara Silaturahmi dan Diskusi Alim Ulama Kota Depok dengan tema “Merajut Keragaman Menangkal Radikalisme” Hotel Bumi Wiyata, Margonda.

Kepala Kemenag Kota Depok, H Asnawi mengungkapkan tema ini sesuai dengan visi misi Kementerian Agama RI. Menurutnya apa yang dicanangkan oleh Pak Menteri, Jenderal Fachrurrazi bahwa Menteri Agama saat ini fokus untuk menangkal Radikalisme.

“Kementerian Agama sangat tegas, menjaga wilayah di Kota Depok jangan sampai radikalisme berkembang, pertama kami masuk melalui pendidikan,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu Anggota DPRD Jawa Barat, Faizin menjadi moderator. Nampak hadir Ketua PCNU Depok, Ustad Achmad Solechan, para kiai, asatidz, habaib dan alim ulama se- Kota Depok yang berasal dari berbagai kalangan seperti pimpinan Pondok Pesantren, Majlis Taklim dan para pimpinan Ormas. n Rahmat Tarmuji

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here