DPRD Minta Pemkot Depok Serius Tangani Kasus Teror Ular

67
HM Supariyono

Kota Kembang | jurnaldepok.id
Anggota DPRD Depok, HM Supariyono meminta Pemerintah Kota Depok untuk mengambil langkah riil dalam menangani wabah ular.

Supariyono mengatakan, terlepas hal itu ada yang mengatakan setingan atau fakta, yang jelas pemerintah harus serius menanggulangi persoalan ini karena kasus berkeliarannya berbagai jenis ular sudah membuat keresahan di tengah-tengah masyarakat.

“Terkait hal itu saya mengusulkan kepada Pemerintah Kota Depok agar mensosialisasikan nomor yang mudah diakses pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, agar ketika masyarakat mendapatkan ular atau binatang lain yang cukup berbahaya dapat segera menghubungi dinas tersebut,” ujar Supariyono kepada Jurnal Depok, Kamis (19/12).

Kedua, sambungnya, pemerintah menunjuk dan mensosialisasikan Rumah Sakit yang dapat menangani kasus keracunan bisa ular agar masyarakat bisa cepat membawa pasien digigit ular ke rumah sakit yang tepat agar cepat bisa terlayani.

“Jangan sampai terjadi lagi kejadian terlambat penangan karena pasien dibawa ke rumah sakit A tapi tidak tersedia obatnya dan ke rumah sakit B juga tidak tersedia obatnya dan akhirnyya terlambat tertangani,” paparnya.

Dikatakannya, meskipun jumlah kejadian penemuan ular di Kota Depok belum sampai 100 kasus sehingga belum bisa dikatakan kejadian luar biasa, akan tetapi kejadian ini sudah cukup membuat resah masyarakat Kota Depok.

“Untuk itu saya usulkan juga agar pemerintah membantu korban yang terkena gigitan ular dengan menggratiskan bagi mereka yang tidak memiliki BPJS atau jaminan lainnya,” ungkapnya.

Beberapa hari belakangan ini Kota Depok seperti di Pasar Kemiri, Beji dan beberapa tempat lainnya di sekitar Kota Depok, seperti Citayam, Pasar Minggu dan lain-lain dihebohkan oleh banyaknya berita tentang banyaknya ular kobra yang berkeliaran di lingkungan perumahan warga, dan beberapa diantaranya sudah memakan korban. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here