1.065 Personel Diterjunkan untuk Amankan Natal Dan Tahun Baru

51
ilustrasi

Margonda | jurnaldepok.id
Sekitar 1065 petugas gabungan terdiri dari pihak Kepolisian, TNI, Dishub, Pol PP dan lainnya akan siap mengamankan hari raya Natal dan malam pergantian malam Tahun Baru atau Nataru.

Kapolresta Depok AKBP Azis Andriansyah mengatakan itu saat gelar pasukan Pengamanan Nataru Operasi Lilin di Halaman Polresta Depok, Jalan Margonda pada Kamis(19/12).

Dia mengatakan pengamanan jelang Natal dan tahun baru akan menurunkan 1065 personel gabungan Polri 855 dibantu Pemkot 130 personel, Brimob. Tapi saat perayaan natal pihaknya sediakan 10 anggota Jihandak untuk security hiring ada 143 gereja.

“Kita petakan kerawanan saat Natal dan perayaan tahun baru kalau ibadah natal. Tentu keramaian di tempat ibadah dan ancaman saat perayaan ibadah seperti terorisme, kejahatan konvensional taau intoleransi,”katanya.

Sedangkan tahun baru perkiraan ancamannya kegiatan masyarakat.

“Kemacetan lalu lintas, di luar itu kami persiapkan hal lain yang berpotensi yang menjadi hambatan atau rintangan saat dua monent itu misalnya bencana alam, puting beliung,” jelasnya.

Petugas sistemnya dibagi tiap lokasi tidak bisa banyak maka diaktifkan pan swakarsa yanitu pengamanan internal gereja dan lingkungan sekitar seperti RT, RW, hansip.

“Kita selalu melakukan kegiatan cipkon mulai dari sekarang sehingga semuanya sudah tereliminir jadi tidak akan menggangu perayaan dua moment,”katanya.

Pihaknya juga gunakan sistem terbuka dan tertutup maksudnya ada yang berseragam dan berpapakain preman. Untuk yang terbuka juga ada yang stasioner dan ada juga yang mobile. Begitu juga yang tertutup mereka ada yang bergabung, ada juga ring luar atau mengeliminir kejahatan yang lain.

“Kami menghimbau kepada masyarakat agar berhati- hati sedang banyak ular sedang berkembang biak dan tempat tinggal mereka juga terusik dengan pembangunan dan sentra ekonomi jadi kami berikan himbauan preventif agar berhati-hati,”katanya.

Di setiap gangguan anggotanya selalu ada, potensi gangguan, ambang gangguan dan gangguan nyata.

“Kalau memang kondisi begini terus maka menyebabkan gangguan dari masyarakat sehingga perlu diturunkan personel yaitu babhinkamtibmas,” tandasnya.nCR-JD1

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here