Jelang Pilkada, DPR RI Ultimatum ASN Depok

182
Wakil walikota saat mendampingi Komisi II DPR RI kunjungan kerja ke Depok

Margonda | jurnaldepok.id
Ketua Komisi II DPR RI, H Ahmad Doli Kurnia Tandjung secara tegas mengultimatum netralitas para Aparatur Sipil Negara (ASN) jelang pilkada Depok, 23 September 2010.

“Soal netralitas ASN dari beberapa kujungan kerja yang kami lakukan ini selalu menjadi isue yang muncul. Ini menjadi isue karena incumbane akan menjadi salah satu kompetitor dalam pilkada. Dari itu kami minta ASN agar betul-betul bekerja secara professional,” ujar Doli saat melakukan kunjungan kerja ke Depok beberapa hari lalu.

Dikatakannya, ASN merupakan aparat birokrasi yang tugas utamanya melayani publik dan tidak boleh ikut dalam politik praktis.

“Siapapun yang nanti terpilih, mereka harus tetap loyal dan memiliki dedikasi terhadap fungsinya sebagai pelayan publik,” paparnya.

Doli juga meminta kepada calon petahana bisa menempatkan ASN yang betul-betul melayani bukan ditugaskan untuk main politik.

“Tapi juga mendorong mereka untuk bekerja professional dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik,” katanya.

Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna mengungkapkan, tak hanya DPR namun Bawaslu juga turut mengingatkan terkait netralitas ASN Depok.

“Kami yakin secara pribadi mereka memiliki pilihan, namun di dalam penyelenggaraannya tidak diperkenankan ikut dalam politik praktis, karena tugas sahabat ASN ini fungsinya adalah pelayanan. Jadi tidak dibenarkan ikut terlibat dalam politik praktis,” jelasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya juga telah mengeluarkan surat edaran baik dari Pemerintah Kota Depok maupun dari kementerian.

“Bahkan untuk rotasi saja Bawaslu mengingatkan agar di Desember ini tidak ada lagi rotasi ASN, kalau masih ada kami kembalikan lagi ke mereka,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here