Ikon Depok Bakal Diganti dari Belimbing ke Ikan Neon Tetra

1625
Walikota Depok saat memberikan bantuan benih ikan kepada kelompok tani

Bojongsari | jurnaldepok.id
Wacana untuk mengganti ikon Kota Depok dari Buah Belimbing Dewa ke ikan hias kembali mencuat.

Hal itu diungkapkan oleh Walikota Depok, Mohammad Idris saat melaunching teknologi budidaya Ikan Cupang Alam atau yang dikenal dengan bahasa latin Betta Channoides.

“Ya, karena potensi ikan hias (Neon Tetra,red) sudah sampai pasar ekspor yang tembus ke Berunai, Singapore dan Negara lainnya, kami melihat sendiri di pasar ekspor bahwa ikan Neon Tetra ini diakui oleh orang luar dari wilayah Bojongsari, Depok,” ujar Idris kepada Jurnal Depok, kemarin.

Dengan begitu, kata dia, pengembangan pemberdayaan masyarakat juga harus dikolaborasi.

“Ini kadang-kadang timnya putus dan kurangnya pengembangan hanya sekedar temporal saja. Untuk berkesinambungan harus ada kolaborasi,” paparnya.

Idris juga bertekad bagaimana caranya ikan hias ini menjadi ikon baru Kota Depok. Pasalnya, kelompok pembudidaya ikan hias asal Depok juga telah mendapat juara pertama tingkat nasional beberapa tahun silam dan telah menembus pasar ekspor yang tinggi.

“Harus dijadikan ikon, jadi kota yang bernuansa alam, jangan kota selalu pembangunan infrastruktur,” ungkapnya.

Dari itu, pihaknya akan membangun kerjasama dengan seluruh elemen masyarakat, stake holder, pemuda maupun OPD terkait agar bisa menjadikkan ikan hias sebagai ikon baru Kota Depok.

Sementara itu Sekretaris BRSDM, Maman Hermawan mengungkapkan Indonesia merupakan salah satu Negara penghasil ikan hias terbesar di dunia.

“Pada 2008 lalu Indonesia masih berada di urutan 17 dunia dalam perdagangan, dan sampai 2016 sudah berada diurutan keempat di dunia. Kita masih kalah dengan Singapore dan beberapa Negara lainnya,” tandasnya.

Dari itu, pihaknya terus melakukan promosi pasar di tingkat dunia.

“Promosi menuntut masalah kualitas, ukuran dan lainnya. Di tingkat nasional kami membangun pusat-pusat promosi ikan hias di Indonesia, salah satunya yang berada di Laladon, Kabupaten Bogor,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here