Festival Perahu Naga, Buka Peluang Idris-Yeti untuk Berpasangan Di Pilkada

187
Terlihat akrab walikota dan wakil walikota Depok, Mohammad Idris-Yeti Wulandari saat berbincang di event Festival Perahu Naga

Tapos | jurnaldepok.id
Suasana hangat dan cair tertanggap kamara pada saat Walikota Depok, Mohammad Idris dan Wakil Ketua DPRD, Yeti Wulandari tampil satu panggung dalam kegiatan Festival Perahu Naga Kota Depok Tahun 2019.

Keakraban mereka seolah menjawab pertanyaan baik Idris maupun Yeti berpeluang berpasangan dalam Pilkada Depok, 23 September 2020. Nama Yeti sendiri mencuat dan menjadi kuda hitam di internal Partai Gerindra.

Yeti yang juga menjabat sebagai Ketua Podsi Kota Depok sama-sama memiliki komitmen dengan Idris untuk menjaga keutuhan situ yang ada di Kota Depok.

“Kegiatan Festival Perahu Naga ini karena Kota Depok memiliki sumber daya alam yang kurang lebih berjumlah 23 situ. Dari sinilah kami juga Alhamdulillah Kota Depok kemarin terakhir di Karawang berhasil menyumbangkan dua Medali Emas,” ujar Yeti kepada Jurnal Depok, kemarin.

Perolehan dua medali emas itu diraih oleh atlet dayung asal Kota Depok dalam festival dayung.

“Dari sinilah kami yakin bahwa Kota Depok bisa menjadi gudangnya atlet dayung tingkat nasional dan tingkat internasional,” paparnya.

Pasalnya, kata dia, Depok memiliki fasilitas yang memadai dengan jumlah situ yang mencapai 23 situ.

“Insya Allah bukan hanya itu saja tetapi dari festival perahu naga ini nantinya pariwisata Kota Depok yang bersumber dari situ bisa menjadi salah satu destinasi wisata di Kota Depok bagi tingkat nasional,” terangnya.

Dirinya berharap mudah-mudahan kegiatan tersebut bisa berlangsung setiap tahun dan bisa menjadi agenda nasional.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada atlet-atlet yang sudah hadir dan selalu ikut serta dalam kegiatan festival perahu naga Kota Depok tahun 2019,” ungkapnya.

Kegiatan festival perahu naga digelar di Situ Jatijajar Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos. Event tahunan itu diselenggarakan oleh Dinas Pemuda Olah Raga Kebudayaan dan Pariwisata Kota Depok dan dihadiri kurang lebih 700 orang.

Sementara itu Walikota Depok, Mohammad Idris mengungkapkan Kota Depok berkomitmen untuk terus menjaga dan melestarikan keberadaan situ yang saat ini jumlahnya sebanyak 23 situ.

“Dari 23 situ, hanya 10 situ yang masih bisa ditata dengan baik, antara lain Situ Jatijajar. Kami akan mengusulkan anggaran penataan situ ke pemerintah provinsi, serta mengusulkan penganggaran penataaan ke DPRD Depok,” tandasnya.

Dikatakannya, penataan situ akan berimplikasi dengan olahraga dayung di Kota Depok. Menurutnya, jika semua situ bisa ditata dan dikelola dengan baik, maka akan berdampak positif untuk pemberdayaan masyarakat sekitar.

“Kedepan, penataan situ diharapkan lebih baik lagi, sehingga berdampak positif pada pemberdayaan ekonomi masyarakat di sekitar situ, dan umumnya untuk warga Depok,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here