Pilkada Semakin Dekat, Manuver Idris Pepet Pentolan Partai

204
Idris saat berbincang dengan politisi Partai PPP, Mazhab HM dan PKB Kota Depok, Babai Suhaimi

Margonda | jurnaldepok.id
Konstelasi politik jelang Pilkada Depok 2020 mendatang kian menghangat. Beberapa kandidat bakal calon walikota-wakil walikota terus melakukan manuver politiknya.

Hal itu pula lah yang dilakukan oleh walikota petahana, Mohammad Idris. Idris mengaku telah melakukan pertemuan dengan beberapa tokoh politik penting yang ada di Depok.

“Saya sudah melakukan komunikasi dengan Golkar dalam hal ini Bang Farabi, dengan Bang Babai juga sudah, tapi tidak mengatasnamakan PKB karena beliau bukan Ketua PKB,” ujar Idris kepada Jurnal Depok, kemarin.

Selain itu, Idris juga telah melakukan komunikasi dengan Ketua DPD PAN, H Igun Sumarno. Begitu juga dengan Partai Demokrat dirinya telah berkomunikasi dengan Ketua DPC Demokrat, Edi Sitorus dan pihak DPP Demokrat melalui Rudi Kadarisman.

“Yang lainnya relatif belum, seperti Mazhab baru becanda-becanda saja, termasuk Qonita,” katanya.

Menanggapi pertemuannya dengan Idris, politisi PKB Kota Depok, Babai Suhaimi mengungkapkan bahwa pertemuan itu lebih kepada silaturahmi.

“Saya bersilaturahim dengan beliau terkait dengan beberapa kegiatan di masyarakat, seperti maulid dan kegiatan yang lain terkait dengan pembangunan di pemerintahan. Saya melihat beliau terbuka,” ungkapnya.

Babai menegaskan, bahwa dalam pertemuan itu tidak disinggung terkait persiapan pilkada.

“Saya tidak berbicara politik karena pertemuannya juga kan hanya sebatas pertemuan non formal, tapi di sebuah acara. Tidak ada pertemuan khusus, apalagi membicarakan pilkada, tidak ada yang menjurus ke pilkada,” katanya.

Dirinya mengatakan, dalam pilkada mendatang dirinya tak mau terjun langsung akan tetapi lebih mengamati sambil berharap yang terpilih nanti memiliki komitmen kuat untuk membangun Depok.

“Pak Idris telah memiliki komitmen dan tinggal meneruskan, calon yang lain seperti Bang Pradi juga sama, ia sudah banyak belajar dari Pak Idris sehingga tinggal melakukan trobosan yang penting untuk dilakukan,” jelasnya.

Babai sadar betul dan tidak terpikir dibenaknya jika nanti Idris akan menggandeng dirinya di pilkada.

“Jika ada tawaran ya boleh saja, namanya juga tawaran. Tapi saya enggak mau berandai-andai, lah wong belum ada yang nawarin,” pungkasnya. n Rahmat Tramuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here