Aksinya Menggunakan Celurit, Begal Sadis Diringkus Polisi

304
Kapolresta Depok saat berkomunikasi dengan pelaku pembegalan

Margonda | jurnaldepok.id
Aparat Kepolisian Polresta Depok meringkus komplotan begal yang biasa beraksi menggunakan senjata tajam seperti celurit dan jenis lainnya.

Kapolres Metro Depok AKBP Azis Andriansyah mengatakan penangkapan mereka berawal dari adanya laporan warga yang resah dengan ulah mereka yang melakukan pencurian dan pemalakan dengan menggunakan senjata tajam.

“Adanya laporan tersebut anggota kami membentuk tim dan melaukan observasi ke sejumlah lokasi,”katanya.

Dari observasi itu anggotanya berhasil menangkap para pelaku di kawasan Bojonggede, Kabupaten Bogor.

Para pelaku tersebut yaitu SH alias Deden, 21, EW alias Reza,32, dan MK alias Gema, 19. Mereka tidak berkutik ketika disergap anggota buser dipimpin Kanit Reskrim Polsek Pancoran Mas Iptu Hendra Kurniawan dan Panit Buser Ipda Syaid Abu di sekitar lingkungan Jalan Puri Bojong Lestari Desa Pabuaran, Bojonggede, Kabupaten Bogor.

Azis Andriansyah mengatakan keberadaan pelaku terendus anggota Satreskrim Polsek Pancoran Mas setelah mendapat laporan dari korban perampasan Sulaiman Al-Fazri, mahasiswa, di Jalan Ceplik RT.001/005, Pondok Jaya, Cipayung Kota Depok, Kamis (28/11) dini hari. Pelaku merampas motor dan HP milik korban.

“Setelah dikembangkan dari hasil pemeriksaan saksi-saksi diketahui keberadaan lokasi persembunyian pelaku di rumah kontrakan daerah Bojonggede, disitu anggota menyita satu unit motor Mio Soul GT hijau B 3599 EMC diduga hasil curian pelaku. Kami sita sebagai barang bukti,” ujarnya.

Azis menjelaskan pelaku sekitar pukul 03.00 WIB menghampiri kediaman korban. Saat itu korban sedang bertiga bersama temannya. Pelaku yang berjumlah sembilan orang menggunakan tiga motor mengeluarkan celurit mengancam untuk menyerahkan motor dan HP korban.

“Karena merasa terancam korban langsung menyerahkan motor dan HP nya, setelah itu kawanan pelaku kabur ke Jalan Raya Citayam.
Anggota kami telah memeriksa tiga orang saksi pada saat kejadian sedang berada di lokasi,” paparnya.

Selain korban yang sudah dimintai keterangan, kedua temannya Dio Avitco Chaniago,23, dan Mochamad Ihsan,26, juga dimintai keterangannya di Polsek Pancoran Mas.

Terpisah Kasat Reskrim Polrestro Depok Kompol Deddy Kurniawan menambahkan hasil interogasi anggota Reskrim Polsek Pancoran Mas terhadap pelaku, mereka telah beraksi sebanyak tiga kali.

“Sudah tiga pelaku melakukan aksi serupa yaitu sesuai LP:621/K/XI/2019/Sek Panmas tanggal 21 November 2019 TKP Warung kelontong Jalan Rawa Geni RT.01/08, Ratu Jaya, Cipayung Depok, Jalan Ceplik, dan terakhir daerah Cilodong Sukmajaya Kota Depok,” ucapnya.

Deddy mengungkapkan setiap melancarkan kejahatan, pelaku sekitar 12 sampai 15 orang mencari korban dengan menggunakan motor jenis matik.

“Hasil kejahatan digunakan pelaku untuk foya-foya dan dibagi buat kebutuhan sehari-hari. Mereka umumnya pengangguran dan putus sekolah,” pungkasnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatan ketiga pelaku dikenakan Pasal 368 KUHP tentang perampasan dengan ancaman pidana penjara diatas lima tahun.nCR-JD1

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here