Siap Bersaing, Gaspol Jek Mengaspal Di Depok

152
CEO Gaspol Jek berasama Wkil Walikota Depok dan para stakeholder foto bersama usai peluncuran Gaspol Jek di Depok

Margonda | jurnaldepok.id
Sebagai salah satu penyedia jasa transportasi online, Gaspol Jek siap beroperasi di seluruh wilayah Indonesia. Di bawah naungan PT Gaspol Angkasa Surya, Gaspol Jek mengusung konsep superhero fiksi asli Indonesia Gundala.

Digagas putra putri Indonesia asli kota Depok, Gaspol Jek kini telah memiliki 50 mitra pengemudi yang tersebar di seluruh indonesia, tak hanya di Jabodetabek. Gaspol Jek hadir di sejumlah daerah seperti Karawang ,Bali, Pontianak, Palembang, Lampung, Kalimantan dan lain sebagainya.

Dengan penampilan unik helm bersayap, Gaspol Jek ingin menciptakan sistem trasportasi online asli indonesia yang mengusung keramahan, kenyamanan serta kemudahan bagi penggunanya. Tak hanya itu, logo Gaspol Jek terinspirasi burung Garuda.

CEO (Chief Executive Officer) Gaspol Jek, Lisa Subandi mengatakan pihaknya siap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Dengan mitra pengemudi yang terampil dan terlatih, Gaspol Jek siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan kostum superheronya,” ujarnya.

Berdiri sejak 26 Mei 2019 lalu, Gaspol diluncurkan secara resmi pada 27 November memberikan harapan dan kesejahteraan kepada para mitra pengemudi ojek online yang selama ini dianggap kurang, hal tersebut sesuai dari kepanjangan Gaspol yakni, Gerakan Anti Susah Pengemudi Online.

Selain memiliki keunikan dengan penampilan kostum merah dan helm bersayapnya Gaspol Jek juga memberikan kesempatan kepada para penyandang disabilitas tertentu untuk menjadi mitra pengemudi Gaspol Jek.

“Tak banyak yang memberikan kesempatan tersebut kepada teman teman disabiltas untuk menjadi mitra pengemudi Ojek online, sebelum memulai, tentunya para penyandang disabilitas harus memenuhi berbagai persayarat yang telah ditetukan, ”katanya.

Gaspol merupakan satu satunya penyedia trasportasi online yang memberikan tarif murah kepada penggunaya, yakni Rp 5000 untuk 5 kilo pertama.

Sementara untuk pengemudi sendiri, Gaspol sebagai aplikator hanya mengambil 11 persen dari 20 persen yang dipotong dalam setiap tripnya, dimana 7 persen dikembalikan kepada mitra sebagai bonus dan 2 persen tabungan.

“Dua persen kami kembalikan ke rider untuk tabungan, ada juga trip mingguan, bulanan dan kalau mereka melebihi trip mereka dapat bonus 7 persen,” ungkap Lisa.

Dalam aplikasi Gaspol ada menu panic button. Ini berguna bila ada yang membahayakan bagi keselamatan driver dan rider. Maka secara otomatis akan terlacak oleh GPS yang terhubung ke server Gaspol untuk ditindaklanjuti.

“Target Gaspol Jek sendiri tidak untuk bersaingan dengan kompetor lain, melainkan mencari pangsa tersendiri yakni para milenial,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna, mengatakan di era milenial sekarang ini dibutuhkan serba cepat termasuk sarana transportasi.

“Diharapkan Gaspol Jek dapat memenuhi semua kebutuhan masyarakat dalam mengatasi kemacetan di Kota Depok,” pungkasnya.nCR-JD1

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here