Mengganggu Kenyamanan Dan Merusak Rumah Warga, DPRD Minta Proyek Kampus ITKJ Dihentikan

1347
HM Supariyono

Kota Kembang | jurnaldepok.id
Anggota DPRD Depok, HM Supariyono meminta pelaksana proyek Institut Teknologi Kesehatan Jakarta (ITKJ) untuk menghentikan proyek pembangunan kampus karena sudah mengganggu warga sekitar.

“Kami menerima laporan masyarakat terkait proyek tersebut yang mengganggu kenyamanan warga. Selain itu diduga proses perizinan penuh manipulatif,” ujar Supariyono kepada Jurnal Depok, Senin (25/11).

Dikatakannya, saat ini warga yang telah menandatangani perizinan tersebut menarik kembali karena tidak sesuai dengan pembicaraan awal.

“Awalnya akan dibangun sekolah biasa saja, itupun juga banyak yang disembunyikan dan warga main tandatangan saja. Setelah tahu ingin dibangun sekolah 28 lantai, mereka merasa dibohongi dan mencabut kembali persetujuan di atas materai,” paparnya.

Politisi PKS itu mengungkapkan, bahwa pembangunan tersebut mengganggu warga lantaran pengerjaan proyek hingga jam 1 malam.

“Dampak dari proyek itu banyak rumah warga yang retak-retak, dan itu belum ada pembicaraan dari pemilik proyek ke warga, bagaimana jika nanti terjadi longsor dan kerusakkan rumah warga. Saat ini manajemennya diajak ketemu selalu menolak,” terangnya.

Dari itu, mantan Wakil Ketua DPRD Depok itu meminta kepada manajemen proyek untuk menghentikan aktivitasnya sampai persoalan di warga selesai.

“Disetiap surat yang dikeluarkan pemerintah tertulis bahwa apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan maka akan diperbaiki sebagaimana mestinya, itu kan klausul yang masih membuka itu semua. Saat ini masyarakat sangat terganggu sekali dengan proyek itu,” jelasnya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, sesungguhnya masyarakat tidak minta macam-macam namun mereka ingin mengetahui sejauh mana tanggungjawab pemilik terhadap dampak dari pembangunan tersebut.

“Prinsipnya mereka sangat terganggu dengan adanya proyek tersebut,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here