Idris Batal Daftar Balon Walikota Ke Gerindra, Kenapa? Ini Jawabannya

1119
Terlihat mesra Idris-Pradi usai melaksanakan upacara Hari Kesaktian Pancasila

Sawangan | jurnaldepok.id
Hingga batas waktu penutupan penjaringan bakal calon walikota-wakil walikota Depok pada 15 November 2019 kemarin, nama walikota petahana, Mohammad Idris tidak ada dalam bursa penjaringan Partai Gerindra.

“Untuk pendaftaran balon walikota-wakil walikota sudah kami tutup sejak tanggal 15 November kemarin, DPC sudah melakukan penjaringan. Enggak ada (nama Idris,red),” ujar Jamaludin, Plt Penjaringan Bakal Calon Walikota-Wakil Walikota DPC Partai Gerindra Kota Depok, Rabu (20/11).

Ia menambahkan, ada beberapa nama yang telah mendaftarkan diri untuk menjadi balon walikota-wakil walikota. Namun begitu, Jamal enggan menyebutkan siapa-siapa saja yang telah mendaftarkan diri.

“Untuk Pak Idris tidak mendaftar sampai akhir waktu pendaftaran,” paparnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, setelah penjaringan pihak DPP Gerindra akan melakukan fit and proper test terhadap seluruh bakal calon.

“Bagi calon yang sudah mendaftar nanti akan dipanggil oleh DPP untuk fit and proper test. Mudah-mudahan Desember sudah dilakukan itu, kami masih menunggu DPP,” terangnya.

Ketika dikonfirmasi kenapa dirinya tidak mendaftar di penjaringan bakal calon walikota Partai Gerindra, ini jawaban Idris.

“Saya nunggu diundang,” ungkapnya singkat.

Sebelumnya Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Depok secara resmi menantang Idris untuk mendaftarkan diri ke Partai Gerindra jika memang serius mau diusung oleh partai berlambang Kepala Burung Garuda tersebut.

“Kami terbuka untuk siapa saja termasuk petahana yang katanya siap jika diusung Partai Gerindra. Silahkan Pak Idris mendaftar dan datang sendiri kesini tanpa harus diwakilkan, kami akan terima dengan tangan terbuka,” ujar Hamzah, Sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Depok, Senin (28/10).

Ia menambahkan, bahwa Partai Gerindra terbuka untuk siapapun baik dari parpol maupun non parpol. Pihaknya diminta untuk menerima semua kalangan yang ingin mendaftar tanpa harus dilakukan jegal menjegal.

“Mekanismenya setelah mendaftar dan keluar rekomendasi dari partai, maka wajib memiliki KTA Gerindra. Daftar saja belum (Pak Idris,red), daftar dulu lah ke kami, silahkan Pak Idris mendaftar dan nanti ketika direkomendasikan dari DPC, DPD dan DPP untuk bersaing dengan incumbane, kader partai internal dan eksternal,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here