IBH Pertegas Bahwa PKS Tak Jamin Usung Idris Di Pilkada Depok

247
IBH berasama dua kandidat balon walikota dari PKS yakni Hafid Nasir dan Farida Rachmayanti saat menggelar dialog publik putaran terakhir

Bojongsari | jurnaldepok.id
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Jawa Barat, Imam Budi Hartono (IBH) mengungkapkan, walikota petahana yakni Mohammad Idris belum tentu diusung PKS pada pilkada tahun depan meskipun telah menjalani fit and proper test.

“Fit and proper test kami kan enggak tau juga, benar atau tidak, meskipun sudah dilakukan fit and proper test kan bisa ditolak juga bisa tidak, kecuali sudah dikasih surat (keputusan,red), artinya itu belum jaminan juga, bisa lulus dan bisa enggak lulus,” ujar IBH kepada Jurnal Depok, Sabtu (16/11).

Pernyataan itu diungkapkan IBH disela-sela acara dialog publik putaran terakhir bagi lima bakal calon Walikota Depok dari PKS di kawasan Bojongsari.

IBH yang juga merupakan salah satu balon dari PKS menambahkan, dirinya tidak meyakini bahwa Idris lolos dalam fit and proper test sebelum adanya surat keputusan dari DPP PKS.

“Kalau kami berlima (kader PKS,red) sudah clear, tinggal nanti dipilih dari lima itu. Kami tidak perlu dilakukan fit and proper test karena kami berlima merupakan kader asli PKS,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa fit and proper test dilakukan hanya untuk orang luar dalam artian bukan kader PKS. Sementara, kader PKS tidak diperlukan lagi untuk mengikuti fit and proper test.

Dikatakannya, lima balon PKS sudah diseleksi dan disurvei melalui pemilihan raya (Pemira).

“Enggak ada jaminan, dan kami melihat incumbane ini (Idris,red) menaruh harapan besar akan dicalonkan oleh PKS. Dia sebenarnya bisa pakai partai lain, tapi mungkin dirasa ada yang kurang, kalau dulu ia dicalonkan oleh PKS dan saat ini tidak dicalonkan PKS, berarti kan ada hal yang negatif,” tukasnya.

Dari itu, sambungnya, Idris merasa membutuhkan dukungan dari PKS untuk dicalonkan kembali.

“Kalau enggak dari PKS apakah ia akan tetap maju?, atau maju dengan permasalahan yang akan dihadapinya,” jelasnya.

IBH yang juga merupakan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat mengungkapkan, sah-sah saja jika ada pendapat yang menyatakan PKS akan rugi jika tidak mengusung Idris.

“Kalau dari kami sih enggak seperti itu, pendapat kami PKS siap bertarung untuk melawan siapapun dan berkoalisi dengan siapapun,” ungkapnya.

Sebelumnya IBH juga membuat pernyataan yang kontroversial terkait Idris. Dimana IBH mempersilahkan Idris untuk mencari parpol lain yang bisa mengusungnya dalam Pilkada Depok 23 September 2020 tanpa harus menggunakan ‘kendaraan’ PKS. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here