Aduh…Rumah Mewah Kok Dijadikan Pabrik Sabun

262
Petugas kepolisian saat menyita beberapa barang bukti dari dalam rumah mewah

Cimanggis | jurnaldepok.id
Rumah mewah dua lantai yang berlokasi di Jalan Kelapa Nungga Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis digerebek Aparat Kepolisian Polresta Depok. Rumah tersebut diketahui dijadikan pabrik produksi sabun dan pewangi ilegal.

Dalam penggerebekan, aparat menemukan sejumlah barang hasil produk yang diduga ilegal. Diantaranya sabun, pencuci dan pelembut pakaian serta air mineral kemasan.

Rumah mewah itu berada di pinggir jalan dekat dengan permukiman warga. Bangunannya terdiri dari dua lantai. Pada bagian samping rumah terdapat sejumlah alat untuk memproduksi barang ilegal, lengkap dengan drum atau tangki berisi cairan kimia.

Sejumlah warga sekitar mengaku cukup lama resah dengan aktivitas yang terjadi di rumah itu. Selain sering berisik karena aktivitas pekerjaan, juga sering tercium bau menyengat yang diduga dari bahan kimia tertentu. Warga sudah sering memprotes tetapi selalu diabaikan.

Menurut Ketua RW 04 setempat, Ahmad, menuturkan aktivitas sejumlah pekerja di rumah itu diperkirakan telah berlangsung sejak beberapa bulan terakhir.

“Yang saya tahu rumah ini disewa,” katanya.

Ahmad bahkan mengaku telah mendapat laporan adanya korban atas aktivitas itu, termasuk sejumlah karyawan atau pekerja dan bahkan warga. Beberapa warga kerap sesak napas jika mencium aroma menyengat dari rumah itu.

Kepala Unit Kriminal Khusus Polres Metro Depok Ajun Komisaris Polisi Firdaus mengungkapkan, kasus ini bermula dari laporan warga. Dari hasil pemeriksaan sementara, ada temaan produksi barang diduga ilegal yang menggunakan bahan kimia berbahaya.

“Ini efeknya ke masyarakat karena mereka mencium bau yang menyegat. Kami menindaklanjuti dan ditemukan bahan kimia,” katanya.

Di rumah itu, katanya, pelaku memproduksi pelembut pakaian, sabun cuci piring, dan lain-lain, termasuk air mineral kemasan. Polisi menyita beberapa sampel untuk bahan penyelidikan.

“Kami juga temukan yang bersangkutan menjual air minum mineral, ini masih dilakukan penyelidikan dan uji lab,” pungkasnya.nCR-JD1

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here