Warga RW 12 Kemirimuka Launching Warung Solusi

122
CEO Warung Solusi , Wahyu Indra saat melaunching Warung Solusi

Laporan: CR1-JD
Warung Solusi atau Warso siap memberdayakan masyarakat agar mampu memperoleh keuntungan dari usaha yang murah dan mudah.

Demikian dikatakan Wahyu Indra selaku CEO Warung Solusi saat launching Warso di kantor RW 12 Kelurahan Kemirimuka, Kecamatan Beji, pada Senin(11/11).

Wahyu Indra mengatakan dirinya memiliki pemikiran ingin memberdayakan usaha sebagai solusi keuangan bagi tiap pengurus RW.

Transaksi usaha tersebut dilakukan melalui aplikasi android bersama Warung Solusi atau Warso di setiap lingkungan RW di Kota Depok.

“Kami dirikan Warso bertujuan memberdayakan masyarakat agar mampu memperoleh keuntungan dari usaha yang murah dan mudah,”katanya.

Dia menuturkan hasil keuntungannya akan digunakan untuk membiayai kegiatan warga, PKK, Karang Taruna di lingkungan RW masing-masing.

Pendirian Warso dilatarbelakangi pengalaman dirinya yang saat itu menjadi ketua RW 12 Kelurahan Kemirimuka, Kecamatan Beji.

“Berawal dari kegelisahan untuk menjalankan roda oraganisasi kepengurusan RW yang sangat minim dan selalu mengandalkan dari iuran warga. Sementara dana penguatan dari Pemerintah Daerah hanya berkisaran dua juta rupiah pertahunnya. Padahal dalam kepengurusan RW ada PKK, Karang Taruna dan berbagai macam kegiatan yang harus dijalankan,” paparnya.

Di samping itu, pengetahuan dan kemampuan pencatatan keuangan menjadi salah satu sorotan di setiap pengurus RW.

“Untuk itu Warso juga akan memberikan transfer knowledge tentang pencatatan keuangan RW yang lebih baik,” tuturnya.

Berdasarkan masalah tersebut maka pihak Warso mencoba memikirkan bagaimana menghadirkan bentuk usaha di lingkungan yang mempunyai margin yang cukup besar.

“Sehingga bisa membantu kas setiap RW untuk menjalankan roda organisasi, harapannya setelah RW mempunyai dana kas dari usaha Warso akan membentuk koperasi di lingkungan RW masing-masing,” jelasnya.

Warso menghadirkan penjualan Mie Ayam melalui aplikasi android dengan harga Rp 8000 perporsi. Dalam setiap porsi sudah ada keuntungan sekitar Rp 4000.

“Kita tahu kalau di pasaran harga Mie Ayam seporsinya sudah lebih Rp 10.000 jadi harga mie ayam kami Warso sangat kompetitif,” terangnya.

Untuk saat ini gerobak Warso sudah ada dua pertama di RW 2 Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas. Gerobak yang baru dibuka selama 11 hari ini sudah berhasil meraih pendapatan bersih untuk kas RW mencapai Rp 2,2 juta, sementara target satu bulan pendapatan bersih hanya Rp 3,4 juta.

“Harapan kami kedepannya Warso bisa merambah ke seluruh RW di Kota Depok,Jabodetabek bahkan seluruh Indonesia,” tandasnya.nCR-JD1

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here