Komnas HAM Soroti Polemik Sengketa Lahan Eks Situ Krukut

99
Terlihat spanduk Komnas HAM RI terpampang di lokasi lahan sengketa eks Situ Krukut

Limo | jurnaldepok.id
Perwakilan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Komnas Ham – RI) berjanji akan memantau perkembangan sengketa lahan eks situ Krukut yang terkena Tol guna membantu 152 Kepala Keluarga (KK) diwilayah Rw 01 dan 04, Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo yang lahan nya tergerus pembangunan tol Depok – Antasari (Desari).

Darmadi, salah satu staf Komnas Ham RI mengatakan akan segera memanggil sejumlah pihak terkait guna meminta keterangan prihal polemik yang mengemuka hingga sampai ke meja Komnas Ham.

“Waktu itu kami menerima laporan warga Krukut yang mengaku sebagai korban pembangunan tol Desari terkait kompensasi lahan, dan keputusan PN Depok dalam gugatan pihak Verponding, dan kami sudah mempelajari semua berkas dan data yang duajukan oleh warga, makanya pimpinan atau Komisioner menunjuk kami untuk menindak lanjuti pengaduan ini dan terus memantau perkembangan dilapangan, ” ujar Darmadi salah satu staf Komnas Ham RI saat memantau ke lokasi lahan Eks Situ diwilayah Rw 04 dan 01, Kelurahan Krukut pertengahan pekan silam.

Dikatakan Darmani, Komnas Ham sangat konsen dengan pengaduan masyarakat yang berkaitan dengan kebijakan lembaga Pemerintahan yang ditengarai berdampak merugikan masyarakat.

“Komnas Ham memang tidak bisa mengintervensi proses hukum, namun Komnas Ham memiliki wewenang untuk memberikan rekomendasi kepada lembaga pemerintah jika dalam kebijakannya ditemukan hal hal yang diduga merugikan pihak lain terlebih yang menjadi korban adalah masyarakat kurang mampu, ” kata Darmadi.

Kebijakan Komnas Ham RI membantu para korban pembangunan tol Desari diwilayah Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo disambut baik oleh Koordinator Relawan Akar Rumput, H.O. Djunaedi Marpaung.

Dia mengatakan, sebelum Komnas Ham turun tangan, pihaknya sudah terlebih dahulu turun membantu memberi support kepada para korban pembangunan jalan tol Desari diwilayah itu, hanya saja kata dia, proses perjuangan sempat terhenti lantaran diwaktu bersamaan ada momentum Pilpres dan Pileg serentak.

“Kami sangat mengapresiasi langkah Komnas Ham RI yang akan memantau dan menindak lanjuti laporan warga korban pembangunan Tol diwilayah Kelurahan Krukut, dan kami dijajaran Akar Rumput juga akan terus melakukan pemantau secara intens dan membawa masalah ini hingga ke pusat, ” tegas Marpaung.

Kebijakan Komnas Ham RI dan Relawan tim Akar Rumput yang ingin membantu warga dalam polemik lahan eks situ, tentu menjadi angin segar baru bagi para korban pembangunan tol Desari diwilayah Rw 04 dan 01, Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo.

“Kami sangat berharap perjuangan Komnas Ham RI dan akar rumput akan membuahkan hasil yang berpihak kepada kami selaku korban pembangunan tol Desari, ” kata Wawan, salah satu pemilik lahan eks situ yang tergerus tol Desari. n Asti Ediawan

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here