Tebing Kali Baru Longsor, Warga Permata Depok Regency Was-was

422
Salah seorang warga saat menunjukkan titik longsor di Komplek Perumahan Permata Depok Regency

Cipayung | jurnaldepok.id
Warga di lingkungan RT 04/10 tepatnya di Komplek Perumahan Permata Depok Regency Kelurahan Ratu Jaya, Kecamatan Cipayung, merasa was-was lantaran tebing yang berada persis di depan rumah mereka mengalami longsor.

“Kejadian longsor ini sudah beberapa hari, usulannya tahun lalu surat ke walikota melalui Dinas PUPR. Pernah terjadi di jalur yang sama namun titiknya berbeda, namun sudah diperbaiki di tahun ini, sekarang muncul lagi titik longsor yang baru,” ujar Handoko, Ketua RT 04/10 Kelurahan Ratu Jaya, Kecamatan Cipayung, Kamis (7/11).

Ia menambahkan, pihaknya akan melayangkan surat kembali ke PUPR untuk segera ditangani titik longsor yang baru. Dirinya berharap, ada penanganan sementara dari PUPR saat ini hingga dapat diturap secara permanen di tahun depan.

“Kami berharap ada penanganan sementara dari PUPR karena warga merasa khawatir longsor bisa meluas. Memang di lokasi titik longsor itu terdapat gorong-gorong,” paparnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, titik longsor yang berada di Cluster Ruby memiliki tanah yang labil. Saat ini, kondisi aspal di sepanjang titik tersebut sudah mulai amblas ke bibir Kali Baru yang persis berada di depan komplek.

“Di Cluster Ruby ini ada sekitar 400 rumah, di titik lokasi yang bersentuhan longsor ada belasan rumah. Kami berharap Satgas PUPR bisa turun ke lokasi untuk mengambil tindakkan dan mengurai tumpukkan tanah yang menyumbat gorong-gorong,” katanya.

Handoko merasa khawatir jika tanah yang menutupi gorong-gorong tidak diangkat akan menyumbat saluran air dan menyebabkan meluasnya titik longsor.

“Selain di Cluster Ruby, ini juga terjadi di Cluster Jade, titiknya berpindah-pindah karena berada persis di tepi Kali Ciliwung,” ungkapnya.

Bagus, salah seorang warga juga berharap Pemerintah Kota Depok melalui Dinas PUPR dapat segera turun tangan mengatasi longsor tersebut.

“Tahun lalu pernah kami ajukan untuk titik yang satu dan sudah diperbaiki, namun sekarang muncul satu titik lagi yang longsor. Usulan memang harus dikawal sampai benar-benar terealisasi,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here