Merasa Difitnah, Pimpinan Pedagang Pasar Kemirimuka Mundur

216
Inilah posko perjuangan yang didirikan oleh para pedagang

Beji | jurnaldepok.id
Para pimpinan pedagang Pasar Kemirimuka, Kecamatan Beji, yang sebelumnya melakukan penolakan deklarasi eksekusi angkat kaki atau mundur.

Pimpinan pedagang yang mengundurkan diri seperti Widodo, Musadad, Deny, Salum, Djamaludin dan Poltik serta pengurus lainnya.

Berdasarkan informasi di lapangan para pimpinan tersebut mengundurkan diri karena difitnah dan dicap sebagai penghianat. Hal tersebut diduga dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Tak hanya itu, ada informasi lain para ketua paguyuban pedagang mundur lantaran sudah lelah dalam masalah Pasar Kemirimuka karena sudah melakukan gugatan ke Pengadilan Negeri selalu kandas atau kalah.

Sementara itu Widodo saat dikonfirmasi membenarkan dirinya bersama pimpinan lainnya mengundurkan diri dari kepengurusan pedagang Pasar Kemirimuka.

“Sangat disayangkan kami yang sudah berjuang penuh untuk Pasar Kemirimuka bersama pedagang lainnya difitnah tanpa adanya bukti,” terangnya.

Atas fitnah tersebut, maka dirinya mengundurkan diri atas pimpinannya dari Gerakan Pedagang Pasar Kemirimuka.

Dalam forum pertemuan sebenarnya dirinya sudah berjuang untuk Pasar Kemirimuka namun sangat disayangkan ada oknum yang menyatakan dirinya tidak pro kepada pedagang bahkan menuding dirinya sebagai penghianat.

“Sebelum sebarkan fitnah sebaiknya lebih dulu mencari kebenaran yang sebenarnya dan jangan seenaknya memfitnah,” ucapnya.

Widodo mengatakan selama ini dirinya bolak-balik ke Pengadilan Tinggi di Bandung dengan merelakan anaknya ditinggali demi perjuangan para pedagang. Namun usahanya tersebut malah dituduh sebagai penghianat.

“Atas fitnah hingga rasa sakit hati maka saya mengundurkan diri dari kepengurusan Gerakan Pedagang Pasar Kemirimuka, dan Budi Luhur,” jelasnya.

Meski demikian, jika pedagang digusur atau diusir maka dirinya akan siap pasang badan, dikarenakan PT Petamburan Jaya Raya sudah menyatakan sikap tidak akan menggusur pedagang.

Pengurus lainnya Denny juga mengundurkan diri dengan alasan karena mematuhi keputusan hukum yang berlaku di Pengadilan Negeri di Kota Depok.

“Keputusan Hakim sudah ada, ya kita pedagang untuk mematuhi keputusan tersebut, karena masalah ini sudah berlarut-larut dan semestinya bisa diselesaikan,”katanya.

Alasan pengunduran dirinya, lanjut Deni, karena ia menilai sudah tidak sejalan dengan cita-cita pedagang terkait kondisi Pasar Kemirimuka.

Dia mengatakan kasasi yang dilakukan pedagang lainnya terhadap PT Petamburan Jaya Raya malah menimbulkan masalah baru. Bahkan kasasi yang dilakukan pedagang hasilnya sudah tidak berhasil bahkan diprediksi akan alami kekalahan saat sidang di Pengadilan Negeri.

“Kami pamit dan undur diri karena adanya kasus kasasi yang dilakukan oleh pedagang Kemirimuka sehingga malah memperlambat dan memperpanjang masalah pasar Kemirimuka,” paparnya.

Menurutnya para pedagang lainnya jangan melakukan aksi kasasi atas hasil keputusan hakim di Pengadilan Negeri dan Pengadilan Tinggi Jawa Barat. Aksi gugatan lagi hanya memakan waktu tenaga dan biaya saja.

“Kami pernah bertanya jika pedagang melakukan gugatan lagi apakah gugatan itu bisa memenangkan pedagang, namun sangat disayangkan ada jawaban gugatan itu hanya menang sekitar 25 persen. Yang inginkan pedagang adalah agar masalah Pasar Kemirimuka diselesaikan sehingga para pedagang bisa berdagang dengan nyaman dan pasar Kemirmuka menjadi pasar terbaik di Kota Depok,” pungkasnya.nCR-JD1

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here