MTQ XX Membawa Berkah untuk Pelaku UMKM

18
Stand UMKM yang digelar di acara MTQ XX Sawangan

Sawangan | jurnaldepok.id
Sedikitnya 77 pedagang dari unsur Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dari berbagai wilayah di Kota Depok ambil bagian dalam menyemarakkan perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke XX tahun 2019 yang dipusatkan dilapangan Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan.

Kehadiran 77 lapak pedagang UMKM dan puluhan pedagang lainnya diareal penyelenggaraan MTQ dinilai menjadi sisi pendukung dalam menyemarakkan pelaksanaan MTQ kali ini.

Bang N’din pedagang kerak telor yang membuka lapak dibagian luar areal pelaksanaan MTQ berharap dapat meraup berkah dari penyelenggaraan MTQ yang dihelat di areal perumahan Sawangan Permai.

“Katanya dua hari pasti ramai, mudah mudahan saya mendapat berkah dan rejeki melimpah dan dagangan saya laris manis, ” ujar N’din kepada Jurnal Depok kemarin.

Harapan senada disampaikan oleh Ida Hamidah salah satu pedagang lauk pauk khas Depok.

“Dulu saya pernah ikut berjualan di arena MTQ waktu dilapangan sepak bola Duren Seribu, dan waktu itu dagangan saya laku banget, mudah mudahan sekarang lebih rame dan dagangan lebih laris, ” kata Ida Hamidah.

Selain berbagai jenis makanan dan pakaian, stand pedagang UMKM juga diisi oleh pedagang hasil bumi para petani Sawangan , seperti Petai, Sukun dan berbagai jenis buah dan sayuran.

Saat dikonfirmasi soal kehadiran ratusan pedagang diareal penyelenggaraan MTQ, Camat Limo, Herry Restu Gumelar minta kepada para pedagang untuk tetap menjaga kebersihan areal pelaksanaan MTQ dengan menyiapkan kotak sampah sebagai wadah penampung sampah dari aktivitas berjualan di sekitar area pelaksanaan MTQ.

“Kami mencatat ada 55 pedagang UMKM dari wilayah lokal Sawangan dan sisanya 12 pedagang UMKM dari wilayah lain, itu belum termasuk pedagang yang tidak menempati stand yang disiapkan oleh panitia,” jelas Herry.

Dia menambahkan, dari banyaknya pedagang dan aktivitas jual beli makanan dan produk souvenir lainnya pasti akan ada sampah di sekitar area lapak pedagang.

“Untuk itu kami minta para pedagang memperhatikan kebersihan dan tidak membiarkan sampah berserakan dan menyiapkan kotak sampah selain tempat sampah yang sudah disiapkan oleh panitia, ” tutup Herry. n Asti Ediawan

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here