Diskualifikasi, Jika Terbukti Ada Kecamatan Menurunkan Qori Cabutan

112
Perwakilan pemkot dan Kemenag Kota Depok foto bersama usai meninjau persiapan MTQ ke 20 di Sawangan

Sawangan | jurnaldepok.id
Ketua Lembaga Pembinaan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Depok, H Sri Utomo akan bertindak tegas terhadap kecamatan yang mengirimkan qori dan qoriah dalam ajang Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke 20 tingkat Kota Depok di Komplek Sawangan Permai, Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan.

“Kalau memang terbukti ada qori dan qoriah bukan warga Depok, artinya bukan ber KTP dan KK Depok, langsung kami diskualifikasi,” ujar Sri Utomo kepada Jurnal Depok, Selasa (29/10).

Ia menambahkan, sesuai arahan dan keinginan walikota bahwa peserta MTQ tahun ini benar-benar merupakan warga ber KTP Depok. Pasalnya, kata dia, nanti ketika peserta tersebut mendapat juara pertama namun bukan warga Depok akan mendapat kesulitan untuk dikirim mewakili Kota Depok ke provinsi maupun tingkat nasional.

“Kami bersama Kemenag dan Disdukcapil telah melakukan seleksi terhadap peserta, mudah-mudahan tidak ada yang dari luar Depok. Jika memang terbukti bukan warga Depok, kami langsung diskualifikasi,” tegasnya.

Sri Utomo yang juga menjabat sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial Pemerintah Kota Depok mengatakan, saat ini persiapan telah mencapai 70 persen. Dirinya optimistis persiapan akan rampung sebelum acara dumulai pukul 06.30 WIB.

“Acara dimulai dengan pawai ta’aruf, kurang lebih 900 sampai 1.000 peserta ikut dalam pawai ta’aruf. Ada tujuh cabang tilawah yang akan diperlombakan selama tiga hari. Mohon doanya agar acara dapat berjalan lancar dan sukses,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here