9 Nama Dijaring Gerindra untuk jadi Wakil Walikota, Ini Nama-namanya

473
Suasana rapat konsolidasi penjaringan balon walikota-wakil walikota di Kantor DPC Gerindra

Kota Kembang | jurnaldepok.id
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Depok secara resmi membuka pendaftaran bakal calon walikota-wakil walikota Depok untuk maju dalam Pilkada Depok, 23 September 2020 mendatang.

Namun begitu, DPC Partai Gerindra Kota Depok telah melirik sembilan nama bakal calon wakil walikota yang nantinya bakal diduetkan dengan kader internal Partai Gerindra.

“Ya, sudah ada 9 nama yang kami jaring di antaranya Habib Riza Al Habsyi dari PDIP, Farabi Arafiq dari Golkar, Hj Qonita Luthfiyah dari PPP, H Acep Azhari, Weny Haryanto dari Golkar, Imam Budi Hartono dari PKS, H Yahman, Bambang Wijayanto dan Babai Suhaimi dari PKB,” ujar Ketua DPC Partai Gerindra Kota Depok, Pradi Supriatna melalui Sekretaris DPC, H Hamzah, Senin (28/10).

Ia mengatakan, 9 nama tersebut nantinya dipersiapkan untuk menjadi wakil walikota yang diusung oleh Partai Gerindra.

“Dari Partai Gerindra yang menyatakan siap maju di pilkada untuk balon walikota yakni Pak Pradi, Ibu Yeti dan saya sendiri Hamzah. Kami pun wajib mendaftar dan mengambil formulir, setelah itu Gerindra akan memutuskan dari 9 nama bakal calon wakil walikota yang akan mendampingi bakal calon walikota dari Gerindra,” paparnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa 9 nama tersebut merupakan hasil penjaringan dan lobi-lobi politik.

“Kami dengan PDIP, Golkar, PPP, Demokrat dan PKB sangat dinamis, ketemu dan sering komunikasi, nanti kami putuskan bersama. Sembilan nama itu juga akan kami tanyakan kesiapannya apakah mau ikut dalam penjaringan bakal calon walikota-wakil walikota, kami sudah intens komunikasi dan mereka menyatakan kesiapannya untuk menjadi wakil walikota,” katanya.

Sementara itu Ketua Bapilu DPD Partai Gerindra Jawa Barat, Mayor Jenderal (Purn) Pusung menegaskan bahwa Gerindra Depok harus mengusung calon walikota bukan wakil walikota pada pilkada tahun depan.

“Gerindra akan mengusung untuk walikota, masa partai yang luar biasa prestasinya disini kenapa enggak walikota, dan kami dalam membuat target itu harus yang besar, masa targetnya kecil. Beliau (Pradi,red) sangat potensial untuk Depok dan enggak salah kalau saya memilih Pak Pradi,” ungkapnya.

Dikatakannya, Partai Gerindra merupakan partai modern yang harus menjaring semua akar rumput.

“Makanya kami buka penjaringan, terserah (incumbane,red) mau daftar. Nanti kan akan kelihatan bagaimana dia, walaupun incumbane (Idris,red) seperti apa konsepnya kedepan untuk Depok dan komitmennya seperti apa untuk Gerindra,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, siapa pun jika ia berkomitmen dengan Gerindra akan diterima. Namun begitu, Pusung enggan berkomentar banyak terkait hubungannya dengan PKS dalam koalisi di Pilkada Depok tahun depan.

“Itu nanti, namanya juga politik, kan seperti karet,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here