Jadi Sarang Prostitusi, Komisi A Segera Panggil Pengelola Mares

195
Hamzah

Kota Kembang | jurnaldepok.id
Ketua Komisi A DPRD Depok, Hamzah berjanji akan memanggil pengelola Apartemen Margonda Residence dalam waktu dekat ini.

“Keputusan itu telah kami ambil pada saat rapat internal komisi, intinya segera akan kami panggil pengelola Apartemen Mares,” ujar Hamzah kepada Jurnal Depok, kemarin.

Ia menambahkan, pemanggilan tersebut dilakukan lantaran apartemen yang berada di kawasan Margonda sudah berulang kali membuat ulah.

“Bukan rahasia umum lagi di apartemen itu sering dijadikan transaksi narkoba dan prostitusi. Ini sangat memalukan citra Pemerintah Kota Depok yang memiliki visi sebagai kota religius,” paparnya.

Dikatakannya, anggota DPRD periode lalu pun telah melakukan teguran kepada pengelola apartemen karena sudah disalahgunakan peruntukkannya.

“Apartemen itu seharusnya menjadi tempat tinggal, bukan disewakan per jam. Ini kan yang terjadi disewakan per jam, sehingga terjadi prostitusi terselubung. Izinnya apartemen bukan untuk disewakan per jam, ini sudah melanggar perda dan undang undang,” tegasnya.

Politisi Partai Gerindra itu mengungkapkan, bahwa rekomendasi DPRD Depok pun tidak digubris terkait akses jalan menuju apartemen tersebut yang dinilai membahayakan jika terjadi kebakaran.

“Ini sudah sekian kalinya terjadi di sana transaksi narkoba dan prostitusi terselubung. Hal tersebut sangat memalukan visi Kota Depok dan kami akan memanggil juga pihak dari Pemkot Depok, kami akan pertanyakan beberapa hal kepada mereka terkait pengawasan,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here