Pedagang Tak Keberatan Pasar Kemirimuka Dikelola PT PJR

126
Salah seorang petugas kebersihan ketika mengangkut sampah di Pasar Kemiri Muka

Beji | jurnaldepok.id
Para pedagang di Pasar Kemirimuka, Kecamatan Beji tidak merasa keberatan jika pasar Kemirimuka dikelola dan direnovasi oleh pihak PT Petamburan Jaya Raya.

“Kami para pedagang Pasar Kemirimuka, Kecamatan Beji menyadari bahwa lahan Pasar Kemirimuka milik PT Petamburan Jaya Raya sesuai keputusan Pengadilan Negeri Kota Depok,”kata Ketua Persatuan Pedagang Pasar Kemirimuka Yaya Barhaya.

Dia mengatakan disini sudah jelas bahwa yang berhak memiliki lahan Pasar Kemirimuka adalah PT Petamburan Jaya Raya karena mereka sudah menang di Pengadilan Negeri Kota Depok secara Inkrah.

Yaya mengatakan tidak ada pedagang yang melakukan penolakan deklarasi eksekusi Pasar Kemirimuka. Namun memberi dukungan kepada Pengadilan Negeri Kota Depok untuk secepatnya melakukan deklarasi eksekusi Pasar Kemirimuka.

Ia menambahkan atas dasar kemenangan PT Petamburan Jaya Raya sebagai pemilik lahan Pasar Kemirimuka maka para perdagang tidak keberatan jika pasar Kemiri muka dikelola dan ditangani langsung oleh PT PJR.

“Kami minta kepada PN Depok untuk segera melakukan deklarasi eksekusi di lokasi Pasar Kemirimuka,” ucapnya.

Menurutnya PN Depok harus menegakkan hukum, pedagang tidak keberatan dieksekusi deklarasi tanpa pengosongan dan pembongkaran.

“Kami pedagang tetap bisa berjualan. Lebih baik PT PJR membuat pernyataan di depan para perdagang,” ucapnya.

Yaya menyangkal jika ada pedagang yang menolak deklarasi eksekusi. Ia kembali menegaskan jika seluruh pedagang sudah menyadari kepemilikan lahan Pasar Kemirimuka.

“Jika PN Depok melakukan deklarasi eksekusi maka dengan cepatnya pasar Kemirimuka bisa direvitalisasi sehingga pasar Kemirimuka menjadi aman nyaman hingga menjadi pasar modern,” pungkasnya.

Sementara itu, kuasa hukum PT Petamburan Jaya Raya Ricard Yosafat
menambahkan perlawanan (Derden Verzet) telah memperoleh Putusan dari PN Depok pada 12 November 2018 yang kembali menguatkan posisi kliennya PT Petamburan Jaya Raya.

Pasca kalah dalam kasasi di Mahkamah Agung (MA) soal kepemilikan lahan Pasar Kemiri Muka Depok dengan PT Petambuatan Jaya Raya (PJR), Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dinilai menolak eksekusi yang hendak dilakukan Pengadilan Negeri (PN) Depok.

MA dalam putusannya menetapkan sah hak guna bangunan (HGB) Pasar Kemiri Muka Depok seluas sekitar empat hektar milik PT PJR sejak tahun 1988.

Dia mengatakan gugatan hanya mengulur-ulur waktu agar pelaksanaan eksekusi ditunda dan berharap gagal.

“Padahal aturan hukum sudah jelas bahwa tidak ada yang dapat menunda suatu eksekusi yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap untuk dilaksanakan secepatnya,” tutupnya.nCR-JD1

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here