Tawuran, Siswa SMK Tewas Disabet Cerulit

248
ilustrasi

Beji | jurnaldepok.id
Seorang pelajar SMK Kusuma Bangsa, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji merenggang nyawa akibat tawuran di Jalan Raya Sawangan Lahan Tol BDN, Rangkapan Jaya, Pancoran Mas Kota Depok pada, Selasa (14/10) malam.

Korban adalah Yanmauli bin Wiryo (17) warga Jalan Pramuka 2 RT.01/10, Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoran Mas.

Kapolsek Pancoran Mas Kompol Triharijadi mengatakan anggotanya telah mengamankan 10 pelajar yang kini masih dilakukan pemeriksaan.

“Anggota kami dari Reskrim masih memeriksa sepuluh anak tersebut. Dalam pemeriksaan diharapkan dapat mengetahui siapa pelaku yang sudah membacok seorang pelajar dari SMA Kusuma Bangsa hingga meninggal dunia,” ujarnya.

Dari tangan para pelajar yang diciduk, lanjut Kompol Triharijadi, petugas mengamankan sebilah celurit.

Ia menjelaskan korban sempat dilarikan ke IGD rumah sakit terdekat namun malam harinya pelajar yang terkena bacokan tersebut menghembuskan nafas terakhir.

Sementara itu, Anggota Pokdarkamtibmas Kelurahan Mampang, Rizal, mengungkapkan dua sekolah yang terlibat tawuran tersebut memang dikenal sudah lama bermusuhan.

“Kita anggota Pokdarkamtibmas berduka cita dan turut prihatin masih ada lagi korban meninggal akibat tawuran pelajar. Sekolah SMA swasta di Depok yang terlibat itu-itu saja. Mereka sudah lama saling bermusuhan,” ungkapnya.

Dikatakannya warga berhasil mengamankan tiga pelajar yang sempat diamankan di kantor Kelurahan Rangkapan Jaya, kemudian diserahkan ke anggota piket Reskrim Polsek Pancoran Mas. Selain itu disita sebilah celurit yang diduga digunakan untuk tawuran.

“Korban sudah dibawa pihak keluarga untuk dimakamkan di kampung halamannya, Cirebon,” tandasnya.nCR-JD1

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here