SMK Izzata Diteror, Enam Ruang Kelas Dirusak

185
Garis polisi terpasang di depan SMK Izzata, Cipayung

Cipayung | jurnaldepok.id
Enam ruangan SMK Izzata dan Arjuna di Jalan Raya Cipayung pada Rabu (16/10) pagi dirusak massa tidak dikenal. Akibatnya kaca jendela sekolah tersebut berserakan karena dilempari batu.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, penyerangan oleh kelompok tak dikenal itu terjadi pada sekitar pukul 05.00 WIB. Mereka mendatangi sekolah dengan menggunakan motor sambil membawa senjata tajam dan batu.

Iskandar, penjaga sekolah mengatakan yang mengetahui kejadian tersebut adalah petugas kebersihan.

“Mereka (pelaku) mencoba mendobrak gerbang, ada yang menendang-nendang juga. Sebagian lagi memanjat. Karena sulit terbuka akhirnya mereka mengangkat gerbang besi beramai-ramai,”katanya.

Setelah itu, lanjutnya, mereka memasuki pelataran sekolah dan merusak kaca-kaca ruangan. Tercatat ada lebih lima kelas dan satu ruang guru yang mengalami kerusakan parah.

“Tidak ada yang diambil, mereka hanya merusak fasilitas sekolah saja,” jelasnya.

Setelah puas melampiaskan emosi, gerombolan tak dikenal ini meninggalkan sekolahan yang menyisakan pecahan kaca dan batu-batu yang digunakan untuk melempari ruangan sekolah.

“Batu-batu yang dilemparkan juga masih berserakan di depan ruangan kelas dan ruangan guru,” ungkapnya.

Akibat insiden tersebut, seluruh siswa di SMK Izzata Kota Depok harus diliburkan sementara waktu.

Pihak kepolisian juga telah mendatangi lokasi kejadian dan melakukan penjagaan ketat di luar maupun dalam lingkungan sekolah.

“Besok kegiatan belajar mengajar dimulai kembali. Sekarang diliburkan dulu,” terangnya.

Pegawai lainnya, Gindo, mengatakan para pelaku datang menggunakan sepeda motor dan melengkapi diri dengan senjata tajam.

“Pas kejadian sekolah masih sepi, cuma ada OB tapi enggak berani. Ia langsung ngumpet karena jumlah yang nyerang orangnya banyak,” katanya di lokasi kejadian.

Selain menghancurkan sejumlah ruang belajar, gerombolan orang tak dikenal itu juga merusak pintu gerbang utama (pagar) dan pos keamanan.

Terkait kejadian ini, sejumlah polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas juga telah memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian. Aparat kepolisian juga mengamankan batu yang digunakan para pelaku melakukan penyerangan.nCR-JD1

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here