Tak Hanya Politisi, Kiai Dan Habib Pun Siap Berkompetisi Di Pilkada Depok

181
KH Mohammad Idris-Habib Achmad Riza Al Habsyi

Margonda | jurnaldepok.id
Konstelasi politik jelang pemilihan umum kepala daerah Kota Depok pada 23 September 2020 mendatang kian panas. Para bakal calon walikota-wakil walikota ternyata tak hanya datang dari kalangan politisi saja, namun belakangan pesta demokrasi lima tahunan warga Depok itu pun bakal diikuti dari kalangan pengusaha, birokrat, habaib, kiai hingga pelawak.

Salah satunya yakni bakal calon Walikota Depok dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Habib Achmad Riza Al Habsyi yang mengaku siap untuk maju dalam pilkada Depok meskipun nanti harus melawan petahana, KH Mohammd Idris.

“Bismillah saya siap, Insya Allah. Pada intinya saya mendaftar di PDI Perjuangan tentunya sudah mempertimbangkan segala hal, PDI Perjuangan memiliki modal awal 10 kursi, itu menjadi potensi untuk mengusung bakal calon,” ujar Riza kepada Jurnal Depok, Selasa (15/10).

Ia menambahkan, bahwa basis massa PDI Perjuangan di Kota Depok tak kalah militan dengan basis massa PKS dan Gerindra.

“Kader-kader PDI Perjuangan secara psikologis akan bangkit jika ada kadernya yang maju dan diusung,” paparnya.

Saat ini, sambungnya, DPP PDI Perjuangan tengah melakukan penilaian terhadap seluruh bakal calon yang telah mendaftarkan diri dalam penjaringan satu bulan silam. Dirinya meyakini akan lolos dalam penilaian dan mendapatkan rekomendasi DPP untuk maju sebagai balon walikota.

“Insya Allah, saya serahkan semuanya kepada mekanisme yang berjalan dan yang telah menjadi aturan main proses penjaringan oleh partai,” katanya.

Bermodal pengalaman dalam pileg 2009-2014, Riza hingga saat ini terus melakukan dan membangun komunikasi kepada basis massa pendukungnya.

“Ini menjadi modal bagi saya terkait elektabilitas, begitu juga komunikasi politik harus terus dibangun, tidak ada kata mundur tapi harus siap. Meski telah memiliki modal dasar 10 kursi, namun perlu dibangun juga koalisi,” jelasnya.

Selain mendapat dukungan dari internal partai, Riza yang merupakan keturunan habib dari ayahnya yakni Al Habsyi juga telah mendapat dukungan dari eksternal partai.

Sementara itu sang petahana yang akrab disapa Kiai Idris mengaku telah siap untuk maju kembali dalam pilkada Depok 23 September 2020.

“Tetap maju, namun saya akan melihat elektabilitas saya ketika mau pendaftaran nanti. Kalau elektabilitas saya dibawah itu saya tidak mencalonkan, untuk apa capek-capek mencalonkan, berarti kan masyarakat tidak percaya sama saya. Tapi kalu elektabilitas saya tinggi dan seandainya terjadi head to head sementara elektabilitas saya hanya 30 persen, tentu saya khawatir, harusnya elektabilitas diatas 50 persen kalau head to head, kalau calonnya banyak artinya lebih dari dua ya wajar 30 persen saya berani,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here