Mengaku Sering Dihina, Samsu Nekat Tikam Neneng

93
ilustrasi

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Neneng Siti Zakiyah ditikam oleh rekan kerjanya di kawasan Jalan Margonda Kecamatan Pancoran Mas depan gedung BNI.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi peristiwa terjadi saat dirinya melintas di kawasan tersebut. Ia bertemu dengan Samsuardi (pelaku), yang tak lain adalah rekan seprofesinya di salah satu rumah makan, di sekitar Jalan Margonda.

Sebelum peristiwa penganiayaan itu terjadi, keduanya sempat terlibat cekcok mulut. Pelaku Samsuardi yang naik pitam kemudian menusukan pisau ke arah korban hingga mengenai leher dan bagian tangan.

Korban yang merasa nyawanya terancam kemudian berteriak minta tolong hingga akhirnya mengundang perhatian warga sekitar. Alhasil, Samsuardi pun babak belur diamuk massa.

Kepala Satuan Reskrim Polresta Depok, Komisaris Polisi Deddy Kurniawan menegaskan, kasus yang dialami Neneng bukanlah peristiwa pencurian dengan kekerasan atau yang kerap disebut begal. Pernyataan ini sekaligus meluruskan informasi yang beredar di medsos.

“Bukan, bukan begal. Jadi keduanya ini sama-sama pegawai warung makan,” katanya kemarin.

Deddy mengungkapkan, dari hasil penyelidikan sementara, diduga pemicu penganiayaan ini karena pelaku kesal terhadap korban.

“Jadi si pelaku ini kesal karena merasa tersinggung dengan ucapan korban yang menghinanya cacat,” jelasnya.

Akibat peristiwa itu, korban masih menjalani perawatan medis di rumah sakit. Kondisi serupa juga dialami pelaku lantaran babak belur diamuk masa. Guna penyelidikan lebih lanjut kasusnya ditangani Polresta Depok.nCR-JD1

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here